Terkini Daerah

Fakta Gadis Hilang di Sukabumi, Batal Nikah, Pengakuan Pacar hingga Marah saat Isi HP Dicek

Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ciri-ciri Salma Mahisa, anak 15 tahun yang menghilang di Sukabumi sejak 14 November 2006.

TRIBUNWOW.COM - Menghilang sejak 26 November 2021, hingga Jumat (7/1/2022), masih belum diketahui di mana keberadaan gadis bernama Salma Mahisa (15).

Salma diketahui berasal dari Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Pamit pergi mengunjungi rumah bibi yang berada di dekat kediamannya, Salma justru tak pernah sampai di tujuan dan justru hilang tanpa jejak.

Dilansir TribunWow.com, berikut adalah sejumlah fakta mengenai hilangnya Salma:

Remaja putri bernama Salma Mahesa (15) asal Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, dilaporkan hilang oleh keluarganya, Rabu (5/1/2021). (Dok. Keluarga)

Baca juga: Gadis 15 Tahun di Sukabumi Hilang seusai Batal Nikah, Pernah Didatangi Keluarga Pacarnya

Baca juga: 5 Fakta Wanita di Sumedang Sekap Bocah 5 Tahun, Hubungan Tak Jelas hingga Bekas Siksaan

1. Batal Nikah

Sebelum menghilang Salma sempat mengutarakan keinginannya untuk menikah namun mendadak batal gara-gara hubungan asmaranya dengan calon suaminya kandas.

Dikutip dari TribunJabar.id, fakta ini disampaikan oleh kakak Salma yakni Siska Puspitawati (26).

"Salma kan tidak melanjutkan sekolah dan tidak bekerja, dua minggu sebelum menghilang salma pernah bilang ingin menikah, ya sama orang tua diperbolehkan kalau ada cowok yang mau tanggung jawab," ungkap Siska, Jumat (7/1/2022).

Siska menjelaskan, keluarga dari pacar Salma sempat datang ke rumah.

Kemudian antar dua keluarga telah dibahas rencana pernikahan antara Salma dan kekasihnya.

Namun beberapa hari setelah rencana pernikahan dibahas, Salma tiba-tiba mengaku sudah putus dari pacarnya dan pernikahan dibatalkan.

Siska mengatakan, pihak keluarga telah mencoba berbagai cara untuk mencari Salma.

Setelah berminggu-minggu keluarga tidak mendapatkan kabar keberadaannya, pihak keluarga akhirnya memutuskan lapor ke Pihak Kepolisian pada hari Sabtu 1 Januari 2022 dengan nomor laporan LP/C/1/1/Yan.3.5/2022/Sektor Cikembar.

"Sampai hari ini belum ada kabar keberadaannya, kita sudah mencari ke teman-temannya, saudara bahkan ke orang pintar juga sudah di cobanya, kita sekarang menunggu kabar dari pihak Kepolisian saja, Mudah-mudahan ada titik terangnya," ujar Siska.

2. Pengakuan Pacar

Halaman
123