Terkini Daerah

Bunuh Juragan Air, Pria di Surabaya Santai Tinggalkan TKP Tanpa Ambil Harta Korban

Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Jenazah SY saat dievakuasi ke ambulance menuju RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Sekira pukul 04.00 WIB, Chandra melihat toko milik korban dalam kondisi terbuka namun lampu masih padam.

"Saya juga denger suara teriakan tiga kali tapi saya tidak curiga. Kemudian saat saya kembali dari pukul tiang listrik itu, pintunya sudah ditutup,” jelas Chandra.

Tetangga korban yakni Widodo mengaku melihat korban masih hidup saat ditemukan namun tidak ada warga yang berani menolong karena TKP penuh darah.

Korban diketahui ditikam beberapa kali oleh pelaku mulai dari punggung, leher, hingga kepala.

"Luka ada empat. Yang parah di kepala. Nanti untuk pastinya nunggu hasil autopsi apakah akibat dari benda tajam atau tumpul," jelas Kompol Hendry.

Sehari-hari korban tinggal berdua dengan istrinya di TKP.

"Kondisi bangunan ini rumah dan toko dua lantai. Yang lantai dua dipakai untuk rumah, sementara yang bawah digunakan sebagai usaha isi ulang dan tabung gas," ungkap Kompol Hendry.

Kini pihak kepolisian berfokus melacak pelaku termasuk melakukan pendalaman dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. (TribunWow.com/Anung)

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul PEMBUNUH JURAGAN AIR MINUM di Surabaya Berjalan Santai ke Motornya Tak Jauh dari TKP, Ini Kata Saksi dan tribunJatim.com dengan judul Misteri Tewasnya Juragan Air Minum di Surabaya, Warga Tak Curiga Dengar Teriakan Sebanyak Tiga Kali

Berita lain terkait