Jasad korban diketahui pertama kali ditemukan oleh anak mereka.
Setelah menemukan jasad korban yang bersimbah darah, anak korban yakni Alamsyah langsung meminta tolong ke warga sekitar hingga akhirnya sampai ke pihak kepolisian.
Kapolsek Talang Ubi, Kompol Alpian Nasution, didampingi Kanit Reskrim, Iptu Arzuan, yang datang langsung ke TKP menyatakan bahwa diduga kedua Lansia itu korban tindak pidana pencurian dengan pembunuhan.
Kala itu Kompol Alpian, memastikan kedua korban tewas karena dibacok menggunakan senjata tajam yang ditemukan tak jauh dari TKP.
"Anak korban mengetuk pintu depan, tapi tidak ada jawaban, lalu anak korban melihat pintu belakang dengan keadaan terbuka," ujar Kompol Alpian.
"Kemudian, masuk ke dalam rumah, namun anak korban terkejut karena melihat kedua korban dalam keadaan tergeletak berdua di tutupi kasur dengan penuh luka," tukasnya. (TribunWow.com/Anung)
Artikel ini telah tayang di Sripoku.com dengan judul Kronologi Pasutri di PALI Tewas Dibunuh Tetangga, Dieksekusi Saat Tidur, Cucu Korban Bikin Kaget dan Motif Pembunuhan Pasutri di PALI, Dipicu oleh Buah Rambutan, Perampokan Hanya Kamuflase