Terkini Daerah

Sosok Kolonel P, Penabrak Sejoli di Nagreg, Jabat Kasi Intel Korem hingga Alasannya Ada di Jawa

Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pihak kepolisian dan TNI dalam pers rilis kasus penabrak dan pembuang Handi dan Salsa di Nagreg, Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/12/2021)

TRIBUNWOW.COM - Kasus tubuh sejoli korban kecelakaan di Nagreg, Bandung, Jawa Barat yang menghilang dan kemudian ditemukan tak bernyawa di Jawa Tengah, akhirnya terungkap.

Rupanya, pelaku tabrakan dan pembuang korban adalah tiga oknum TNI, dan satu di antaranya berpangkat kolonel, yakni P.

Tiga anggota TNI itu yakni seorang perwira menengah Kolonel Infanteri P dan dua tamtama yaitu Kopral Dua DA dan Kopral Dua A.

Baca juga: Terancam Seumur Hidup Penjara, Kasus 3 TNI Penabrak Sejoli di Nagreg Dilimpahkan ke Jakarta

Diketahui, jasad andi (16) dan Salsabila (14) ditemukan dalam kondisi mengenaskan di tempat berbeda di Sungai Serayu, Banyumas, dan Cilacap, Jawa Tengah.

Berikut ini fakta-fakta mengenai sosok Kolonel P, nasib, hingga update kasusnya:

Sosok Kolonel P

Kapuspen TNI telah mengkonfirmasi bahwa Kolonel Infanteri P bertugas Korem Gorontalo, Kodam Merdeka.

Dari informasi yang coba dihimpun Tribunnews.com, Kolonel P yang terlibat dalam kasus tabrak lari ini adalah Kasi Intel di Korem 133/Nani Wartabone (NWB).

Sebelum menjabat sebagai Kasi Intel Korem 133/Nani Wartabone, ia pernah bertugas di Kodam IV/Diponegoro.

Tak hanya itu, ia juga pernah menjabat sebagai Dandim 0730 Gunung Kidul pada tahun 2015. 

Pemeriksaan Diambil Alih oleh Mabes TNI AD

Tiga anggota TNI AD yang menjadi tersangka tewasnya Handi dan Salsabila itu telah ditangkap.

Ketiganya kini menjalani pemeriksaan di Jakarta.

Hal itu diungkap oleh Kampendam III Siliwangi, Kolonel Inf Arie Trie Hedhianto.

"Ini sudah ada yang terbaru, nanti akan ada rilis dari Dispen AD, jadi penerangan angkatan darat akan ambil alih."

Halaman
123