TRIBUNWOW.COM - Kasus pengeroyokan yang menimpa Aipda Eko Sugiawan kini tengah didalami oleh jajaran Polres Medan.
Aipda Eko Sugiawan diketahui terkena bacokan celurit, saat terjadi penyerangan yang dilakukan oleh puluhan orang.
Plt Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Rafles Marpaung mengungkapkan, kondisi aparat yang bertugas di Polsek Timur itu kini telah membaik.
Baca juga: Polisi di Medan Nyaris Tewas Dikeroyok Preman, Keluarga Korban Ditombak Pelaku saat di Mobil
Dilansir TribunWow.com, Aipda Eko terkena sabetan celurit di bagian tangan setelah menangkis serangan terhadapnya.
Aipda Eko yang saat itu mengendarai sepeda motor akhirnya juga terjatuh hingga mengakibatkan dirinya juga mengalami luka akibat insiden tersebut.
"Eko terkena bacokan celurit, kemudian luka lainnya adalah luka jatuh dari sepeda motor, memar-memar. Kondisinya sehat," kata Rafles Marpaung dilansir dikutip dari TribunMedan.com, Selasa (2/11/2021).
Insiden yang menimpa Aipda Eko terjadi saat korban kebetulan sedang berada bersama Edi Susanto, pemilik rumah yang diserang oleh puluhan orang tersebut.
Ningsih yang merupakan istri Edi semula memberitahu bahwa rumahnya sedang di serang oleh puluhan orang.
Oleh sebab itu, Eko dan Edi langsung bergegas ke rumah.
"Mendengar itu, keduanya pun langsung mendatangi rumahnya yang di rusak, karena melihat kondisi, Edi tidak sampai ke rumahnya hanya standby di luar komplek," sebutnya.
Baca juga: Detik-detik Anggota Polisi di Medan Diserang Puluhan Anggota Ormas, Korban Penuh Luka Bacok
Baca juga: Mantan Caleg Jadi Buronan Kasus Asusila, Polisi Sebar Foto dan Gelar Sayembara, Ini Hadiahnya
Rafles menyebutkan, puluhan orang yang menggunakan mobil itu melihat Eko dan Edi saat keluar dari komplek.
Nahas, Aipda Eko yang sedang berada di dekat kerumunan para pelaku pun tak luput dari sasaran.
Dalam kondisi tersdesak, Eko sempat memberitahu Edi yang tak lain adalah kakaknya untuk lari menyelamat diri.
"Posisi Eko yang dekat dengan kerumunan, memberi kode supaya Edi lari."
"Tapi ada salah satu pihak mengenali mobil Edi sehingga memberikan aba-aba untuk mengejar mobilnya," ucapnya.