China kemudian memberikan tanggapannya atas laporan tersebut pada Jumat (29/10/2021).
Pihaknya mengkritik dan menyebutnya sebagai lelucon politik.
"Langkah AS yang mengandalkan aparat intelijennya alih-alih ilmuwan untuk melacak asal-usul Covid-19 adalah lelucon politik yang lengkap," kata Juru Bicara Kedutaan Besar China di Washington, Liu Pengyu, dalam pernyataannya melalui e-mail.
"Itu hanya akan merusak studi asal-usul berbasis sains dan menghambat upaya global untuk menemukan sumber virus," tambahnya.
China telah menghadapi kritik internasional karena gagal bekerja sama dalam penyelidikan asal-usul Covid-19.
Namun, pihak kedutaan melalui Pengyu membantah kritik tersebut.
"Kami telah mendukung upaya berbasis sains pada penelusuran asal-usul, dan akan terus terlibat secara aktif. Karena itu, kami dengan tegas menentang upaya untuk mempolitisasi masalah ini," kata Pengyu. (TribunWow.com/Alma Dyani P)
Berita terkait Amerika Serikat lain