Ia mengaku penggalangan dana itu tak berkaitan dengan pemicu pemukulan yang disebut-sebut karena sang kakek mencuri.
"Ini melihat kondisi istri, keluarganya, seperti yang ada dalam keterangan unggahan itu. Bisa meringankan beban supaya hal-hal seperti kasus itu tidak terulang," kata Yulian, dikutip dari TribunJabar.id, Rabu (27/10/2021).
"Saya udah cantumkan nomer rekening. Mudah-mudahan bisa terkumpul, dan Jumat kami salurkan."
Yulian menyebut pemukulan itu bermula saat sang kakek ketahuan mencuri dompet pedagang sayur.
Namun, ada versi lain yang menyebut kakek itu hanya menemukan dompet tanpa tahu siapa pemiliknya.
"Awalnya kakek tidak mengaku, namun lama kelamaan setelah didesak, kakek akhirnya mengaku bahwa dia yang mengambil tas atau dompet tersebut."
"Lalu dibawa lah si kakek ini ke balai desa. Dia mengaku menemukan, bukan mencuri. Saat dilakukan pengecekan pun, isi dompet atau tas itu dalam keadaan utuh, tidak ada yang hilang."
"Sekarang permasalahan sudah clear, diselesaikan secara kekeluargaan. Tim kami (besok Senin) dapat keterangan dari dua sumber," tukasnya. (TribunWow.com/Anung/Tami)
Artikel ini telah diolah dari TribunJabar.id dengan judul Merasa Prihatin, Pegiat Media Sosial Menggalang Dana untuk Kakek Korban Kekerasan di Majalengka, Viral di Medsos! Kakek di Majalengka Dianiaya Warga Hingga Terjatuh dari Kursi, Disebut Kena Fitnah, dan Dituduh Mencuri, Ini Pengakuan Caslam, Kakek Pemulung yang Viral Dianiaya Warga di Majalengka