Virus Corona

Termasuk OTG, Ini Alasan Mengapa Pasien Covid-19 Sebaiknya Tidak Olahraga saat Isolasi Mandiri

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Mohamad Yoenus
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Olahraga ringan. Pasien Covid-19, meski telah selesai menjalani isolasi mandiri dianjurkan untuk memulai olahraga secara bertahap.

TRIBUNWOW.COM - Pasien Covid-19 meski orang tanpa gejala (OTG), tetap dianjurkan untuk tidak melakukan olahraga ketika menjalani isolasi mandiri. 

Meski dikenal bisa menyehatkan dan bisa meningkatkan sistem imun, namun olahraga bagi pasien Covid-19 justru bisa berdampak negatif.

"Covid adalah hal yang sangat berbeda untuk setiap orang yang mendapatkannya," kata dokter rehabilitasi fisik Jordan Metzl dikutip dari Insider.

Baca juga: Bukan Komorbid, Ini Kelompok Paling Rentan Alami Long Covid seusai Isolasi Mandiri

Baca juga: Gejala Umum saat Isolasi Mandiri, Ini Bedanya Sakit Tenggorokan akibat Covid-19 dan Sebab Lain

"Tetapi secara umum, kami merekomendasikan untuk mengurangi secara signifikan aktivitas fisik, dan tidak ada latihan formal atau olahraga rutin."

Dia juga mengatakan pasien tanpa gejala mungkin memiliki sedikit lebih banyak kelonggaran untuk aktivitas fisik.

Lagi pula, beberapa tidak akan tahu bahwa mereka terinfeksi jika mereka tidak dites, dan kemungkinan akan melanjutkan rejimen olahraga teratur mereka sebaliknya.

Tetapi bagi siapa pun yang merasa sakit terutama yang mengalami gejala seperti demam, nyeri tubuh, dan pembengkakan kelenjar getah bening menghindari olahraga adalah pilihan paling aman sampai benar-benar pulih.

Meski tidak disarankan olahraga, pasien masih perlu melakukan aktivitas fisik untuk peregangan. 

Agar tubuhnya juga bisa berfungsi dengan normal dan mencegah pembekuan darah.

Pilihan yang banyak direkomedasikan adalah jalan-jalan ringan.

Baca juga: Efek Samping Vaksin Covid-19 Sinovac Dilaporkan Singapura, Ada 5 Gejala Serius Termasuk Bells Palsy

"Mereka bisa melakukan jalan-jalan ringan di sekitar ruang isolasi asalkan mereka menjauh dari orang lain, agar tidak menulari mereka," kata Metzl.

Melakukan aktifitas fisik bahkan mungkin bermanfaat bagi orang dengan gejala pernapasan ringan seperti batuk.

Tetapi apa pun yang lebih berat daripada berjalan kaki dapat memperburuk infeksi, bahkan untuk pasien dengan gejala ringan.

"Olahraga yang lebih intens harus dihindari selama infeksi Covid, bahkan jika gejalanya ringan, karena olahraga dengan intensitas lebih tinggi untuk sementara dapat mengurangi fungsi kekebalan tubuh, yang tidak akan membantu seseorang memerangi virus," jelasnya. 

Risiko Peradangan Jantung

Halaman
12