Ada warga yang berteriak 'Rampok' dan tak lama berselang muncul empat pria bersenjata api berjalan hendak mengambil sepeda motor di parkiran.
Saat itu, korban Erwin berniat mencegah para perampok itu kabur.
Satu di antara empat perampok sempat melepaskan tembakan peringatan dan meminta Erwin tak mendekat.
Namun, Erwin masih nekat menghalangi para perampok dan melemparnya menggunakan kotak tahu.
Akibatnya, Erwin pun jatuh tersungkur seusai ditembak para perampok itu.
"Dia ditembak di belakang telinganya. Habis itu mereka lari dengan dua kereta (sepeda motor) yang diambilnya di parkiran," ujar Andra, dikutip dari Kompas.com, Kamis (26/8/2021).
"Mungkin kereta itu dicurinya. Enggak tahulah kami nasib tukang parkir itu."
Kejadian itu dibenarkan Dirreskrimum Polda Sumatera Utara, Kombes Tatan Dirsan Atmaja.
Ia menyebut korban mengalami luka tembak di leher dan kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
"Korban masih mendapat perawatan di rumah sakit. Korban mendapat luka di leher. (Luka tembak) iya," ujarnya. (TribunWow.com)
Artikel ini telah diolah dari TribunMedan.com dengan judul CERITA Perampok Toko Emas di Medan, Dijanjikan Uang Rp 100 Juta Perorang setelah Emasnya Laku, dan Kompas.com dengan judul Pengakuan Perampok Toko Emas di Medan: Baru Dapat Rp 4 Juta, Dijanjikan Rp 100 Juta, Detik-detik Tukang Parkir Ditembak Saat Coba Hentikan 4 Perampok di Medan dengan Kotak Tahu