TRIBUNWOW.COM – Pejabat pemerintahan Kamboja mengungkapkan China menyerahkan sebuah stadion senilai lebih dari Rp 2 triliun kepada negara itu pada Minggu (12/9/2021).
Dilansir dari The Straits Time, Menteri Pariwisata Kamboja, Thong Khon menyatakan pemberian itu menjadi hibah infrastruktur terbesar China ke Kamboja.
Stadion itu akan dijadikan lokasi utama saat kamboja menjadi tuan rumah South-East Asia (SEA) Games 2023 mendatang.
Baca juga: Dianggap Merusak Pemandangan, China Habiskan Rp 342 Miliar untuk Pindahkan Patung Raksasa
Baca juga: Sempat Tertunda akibat Covid-19, Universal Studios Akhirnya Buka Taman Hiburan Terbesar di China
Penyerahan dilakukan oleh Menteri Luar Negeri China, Wang Yi dalam kunjungannya sejak Minggu (12/9/2021).
Stadion berkapasitas 60 ribu orang itu terletak di ibu kota Kamboja, Phnom Penh dan dinamakan Stadion Nasional Morodok Techo.
Pejabat setempat menyatakan bentuk stadion menyerupai kapal layar dan melambangkan persahabatan lama antara kedua negara sejak orang-orang China biasa melakukan perjalanan ke Kamboja menggunakan perahu.
Pemberian stadion itu menjadi bagian proyek terbaru di bawah inisiatif One Belt, One Road, sebuah rencana untuk mendanai proyek-proyek infrastruktur dan meningkatkan pengaruhnya di luar negeri.
Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen dalam beberapa tahun terakhir menerima kritik atas ketergantungannya pada China.
Hun Sen mengatakan China adalah teman yang dipercaya dan dihormati dalam pembelaannya.
"Apakah saya membuat kesalahan dalam menghubungi teman kami, China ketika kami telah mencapai hasil seperti itu (stadion nasional)?” kata Hun Sen.
"Ini adalah tonggak baru lainnya dalam persahabatan erat antara Kamboja dan China,” tambahnya.
Kamboja dan China juga menandatangani beberapa kesepakatan baru di mana Beijing menjanjikan total Rp 3,5 triliun untuk proyek-proyek pembangunan negara itu, kata Hun Sen.
Sebelumnya, China juga diketahui telah memasok 28 juta dosis vaksin Covid-19 ke Kamboja.
Baca juga: China Tanggapi Kekhawatiran Media Korea Selatan setelah Weibo Tangguhkan 21 Akun Penggemar KPop
Baca juga: China Rencanakan Pertemuan dengan Korea Selatan, Bicarakan Hubungan Diplomatik dan Korea Utara
Dilansir dari Channel News Asia, kunjungan Wang Yi ke Kamboja adalah untuk membicarakan masalah Covid-19 dan masalah regional lain bersama PM Hun Sen.
China adalah investor terbesar Kamboja dan mitra politik terdekat.