TRIBUNWOW.COM - Berbagai jenis sayur dan buah mengandung berbagai nutrisi yang bagus bagi kesehatan tubuh, dan penting bagi pemulihan pasien Covid-19.
Salah satu kandungan yang tidak bisa didapat dari sumber hewani adalah serat.
Dikutip dari Healthline, dijelaskan jika serat adalah sisa produk nabati yang tidak bisa dicerna oleh sistem pencernaan.
Baca juga: Dianjurkan Tidak Konsumsi Garam Berlebih saat Isolasi Mandiri Covid-19, Ternyata Ini Dampaknya
Baca juga: Bisa Dialami saat Isolasi Mandiri, Kenali Dampak Infeksi Covid-19 pada Kesehatan Mulut
Mengonsumsi cukup serat juga telah dikaitkan dengan peningkatan sistem kekebalan tubuh.
Karena itu bisa dikonsumsi oleh bakteri baik yang ada di usus.
Bakteri yang hidup dalam tubuh manusia melebihi jumlah sel tubuh 10 banding 1.
Bakteri hidup di kulit, di mulut dan di hidung, tetapi sebagian besar hidup di usus, terutama usus besar.
Sekitar 500 spesies bakteri yang berbeda hidup di usus, dengan total sekitar 100 triliun sel.
Bakteri usus ini juga dikenal sebagai flora usus.
Ada hubungan yang saling menguntungkan antara tubuh dan beberapa bakteri yang hidup di sistem pencernaan.
Tubuh menyediakan makanan, tempat berlindung, dan habitat yang aman bagi bakteri.
Baca juga: Sering Menatap Layar Gadget saat Isolasi Mandiri Covid-19? Kenali 9 Makanan untuk Kesehatan Mata
Sebagai imbalannya, mereka mengurus beberapa hal yang tidak dapat dilakukan oleh tubuh manusia sendiri.
Dari sekian banyak jenis bakteri, beberapa sangat penting untuk berbagai aspek kesehatan, termasuk berat badan, kontrol gula darah, fungsi kekebalan dan bahkan fungsi otak.
Selain itu, bakteri baik juga menghasilkan nutrisi bagi tubuh, termasuk asam lemak rantai pendek seperti asetat, propionat dan butirat, yang butirat tampaknya menjadi yang paling penting.
Asam lemak rantai pendek ini dapat memberi makan sel-sel di usus besar, yang mengarah pada pengurangan peradangan usus dan perbaikan gangguan pencernaan seperti sindrom iritasi usus besar, penyakit Crohn, dan kolitis ulserativa.