Peminum berisiko adalah dia yang mengonsumsi alkohol dari strandar yang ditetapkan otoritas di sana, meski tidak ada batas minimal yang baik untuk alkohol.
"Peminum berisiko mempertaruhkan kerusakan kesehatan atau kerusakan berbagai organ tubuh, seperti hati, jantung, otak, atau paru-paru misalnya," kata Dr. Laura.
Di tengah pandemi Covid-19, sering dikampanyekan agar tidak mengonsumsi alkohol terutama ketika seseorang terinfeksi Covid-19.
Karena cara yang efektif dalam mencegah perburukan kesehatan pada pasien Covid-19 adalah dengan meningkatkan sistem imun.
Sedangkan mengonsumsi alkohol memiliki efek sebaliknya.
"Pilihan yang Anda buat saat ini akan meningkatkan atau menurunkan kerentanan sistem kekebalan Anda untuk melawan virus ini," jelasnya.
Bagi orang yang mengonsumsi alkohol karena alasan depresi, Dr. Laura memberikan beberapa tips yang bisa dilakukan.
Hal itu perlu dicoba untuk menggantikan alkohol menjadi pilihan utama ketika merasa stres.
Cobalah membuat rencana yang mencakup lima utama yang berkaitan dengan kesejahteraan, seperti:
1. Fisik
Tetaplah beraktivitas fisik dan mengonsumsi makanan yang sehat.
Olahraga yang bisa dilakukan misalnya berjalan-jalan, bekerja di halaman, atau bermain dengan hewan peliharaan.
Dapatkan sirkulasi darah dan makan lebih banyak sayuran hijau dan makanan sehat.
Dan jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan.
2. Emosional