TRIBUNWOW.COM - Bocah laki-laki berinisial BM (4) yang menjadi korban kekerasan oleh ibu asuh di Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ternyata hidup bak yatim piatu.
Sejak bayi, BM sudah sebatang kara dan tidak memiliki orangtua kandung.
Pasalnya ibu kandungnya telah meninggal dunia setelah melahirkannya.
Baca juga: Penjual Ayam di Ogan Ilir Ditembak OTK saat Tiba di Pasar, Pelaku Todongkan Pistol ke Pedagang Lain
Sementara sang ayah, sejak korban masih bayi tidak diketahui keberadaannya.
Hal itu diungkapkan Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Angga Surya Saputra.
Tim dari Polres Tangsel telah melakukan pemeriksaan terhadap pelaku kekerasan berinisial EW (41), dan mendapatkan sejumlah fakta tersebut.
Pelaku EW diketahui merupakan kakak kandung ibu korban alias bibi dari korban.
"Korban adalah anak dari adik kandung pelaku yang meninggal ketika melahirkan korban," kata Angga saat dikutip TribunWow.com dari Wartakotalive, Minggu (22/8/2021).
Oleh sebab itu, BM sejak bayi tidak pernah mengenal ibu dan ayah kandungnya.
Pasalnya, kata Angga, sang ayah telah meninggalkan bocah laki-laki itu saat usianya masih 9 bulan.
"Bapak kandung korban keberadaannya tidak diketahui, namun sempat beberapa kali menjenguk korban tetapi saat korban sudah tidur."
"Setelah usia 9 bulan tidak pernah menjenguk lagi dan keberadaannya tidak diketahui," kata Angga.
Baca juga: Pengakuan Pelaku Penganiaya Balita di Pondok Aren, Sudah Dilakukan selama Setahun karena Sering WFH
Baca juga: Oknum TNI Emosi Hajar Tetangganya, Keluarga Pelaku Minta Maaf ke Istri Korban Lewat WA
Lantas, sang anak terpaksa dirawat oleh pelaku sebagai orang terdekat.
Namun, bocah malang itu sudah mengalami kekerasan sejak menginjak usia 3 sampai 4 tahun.
Sebelumnya sempat beredar video viral penganiayaan kepada BM yang dilakukan oleh EW.