Virus Corona

Tertibkan Prokes Covid-19, Oknum Anggota TNI Diduga Aniaya 2 Pelajar hingga Babak Belur

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi penganiayaan - Oknum Anggota TNI diduga melakukan penganiayaan terhadap dua pelajar di di Kecamatan Biboki Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (30/7/2021).

"Saat mereka datang ke rumah, dia (Kopral EP) langsung kasih tunjuk foto dan marah-marah, katanya sekarang ini lagi Corona kenapa dibiarkan anak-anak pergi main biliar," tutur MN mencaritakan kronologinya.

"Sebagai kakak saya lalu minta maaf karena adik saya salah," imbuh MN.

Mendengar permintaan maaf MN, Kopral EP justru marah dan menendang sepeda motor milik MN.

Selanjutnya, EP malah gelap mata menganiaya kedua korban.

"Sambil menganiaya adik saya dan JU, dia sempat bilang mau lapor ke mana saja dia tidak takut," ujar Marcel.

Kedua orangtua YN yang melihat kejadian tersebut dan syok menyaksikan anak mereka dianiaya hingga babak belur.

Mereka lalu berteriak sehingga semua warga setempat berdatangan ke lokasi kejadian.

"Karena takut, dia langsung start motor dan bangun lari," ujar MN.

YN yang mengalami nyeri di bagian dada hingga kesulitan bernapas.

Korban bahkan langsung dipasang selang oksigen oleh petugas medis dan saat ini masih menjalani perawatan intensif.

"Dini hari tadi kami sudah buat visum dan kami sudah laporkan ke Koramil Manufui dan Polsek Biboki Selatan," kata MN.

Keluarga korban meminta agar kasus tersebut diproses hukum hingga tuntas.

Pihak keluaga juga mengharap meminta dukungan dari Lembaga Anti Kekerasan Masyarakat Sipil (Lakmas) Cendana Wangi, NTT.

"Kami minta agar pimpinan dia (EP) di pusat maupun di daerah bisa memberikan hukuman yang berat buat dia," tegas MN.

Baca juga: Soal Viral Warga yang Jalani Isoman Dianiaya Warga, Bupati dan Satgas Covid-19 Diminta Tanggungjawab

EP Bukan Babinsa Desa Setempat

Halaman
123