Rektor UI Rangkap Jabatan

Rektor Ari Kuncoro Lepas Jabatan Komisaris BRI, Rocky Gerung: Keliru, Mestinya Mundur dari UI

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Mohamad Yoenus
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Rektor UI Ari Kuncoro (kiri) dan Pengamat Politik Rocky Gerung (kanan). Rocky Gerung turut buka suara soal polemik rangkap jabatan Rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro. Terbaru, Rocky Gerung mencibir mundurnya Rektor UI dari jabatan Komisaris di BRI, Kamis (22/7/2021).

TRIBUNWOW.COM - Pengamat Politik Rocky Gerung menyoroti mundurnya Rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro dari jabatan Wakil Komisaris Utama BRI.

Ia menyebut, pilihan Ari Kuncoro untuk melepasan jabatan di BUMN tersebut adalah langkah yang keliru.

Hal itu disampaikan Rocky Gerung di kanal YouTube-nya bersama wartawan senior Hersubeno Arief.

Rektor UI Prof Ari Kuncoro, SE, MA, Ph.D saat ditemui di Makara Center, Universitas Indonesia, Depok, Rabu (25/9/2019). (Warta Kota/Vini Rizki Amelia)

Baca juga: Fadli Zon Tak Puas Rektor UI Cuma Mundur dari Jabatan Wakil Komisaris: Nama Baik Terlanjur Tercoreng

Rocky menegaskan, Ari Kuncoro semestinya mundur sebagai rektor.

Pasalnya, yang ia langgar adalah jabatannya sebagai pimpinan universitas.

"Kan orang menganggap bahwa Rektor UI menyalahi Statuta UI, jadi dia berkasus dengan UI," kata Rocky Gerung dikutip TribunWow.com, Jumat (2/7/2021).

"Karena itu dia mesti mundir dari UI, intinya kan begitu. Bukan soal BRI, BRI urusan dia saja," tambahnya.

Pakar filosofi tersebut menambahkan, kesalahan Ari Kuncoro adalah mencemarkan nama UI dengan menerima rangkap jabatan.

Oleh sebab itu, tanggung jawab pertamanya adalah mundur dari perguruan tinggi bergengsi tersebut.

"Kan dia mencemarkan nama UI, loh kok mundur dari BRI? Berarti nama BRI yang tercemar dong?," ujar Rocky.

Baca juga: Buntut Polemik Rangkap Jabatan, Rektor UI Ari Kuncoro Mengundurkan Diri dari Wakil Komisaris BRI

Baca juga: Soal Rangkap Jabatan Rektor UI, Refly Harun Soroti Peran Erick Thohir: Padahal 2 Jabatan di 1 Tangan

Rocky Gerung menyinggung cara berpikir hingga kepekaan hati seorang Ari Kuncoro.

Ari Kuncoro sebagai orang nomor satu di UI disebut telah benar-benar gagal paham atas kesalahannya sendiri.

"Jadi segala macam cara diperlihatkan bahwa ini rektor tidak ada mutunya," ujar Rocky.

"Kalau dia betul-betul paham kesalahannya, dia bersalah sebagai Rektor UI, oleh karena itu dia mesti mundur sebagai Rektor UI."

"Dia bukan bersalah sebagai komisaris, melainkan karena Rektor UI merangkap jadi komisaris."

Halaman
123