TRIBUNWOW.COM - Saturasi oksigen pada pasien Covid-19 penting untuk terus dipantau, terlebih ketika menjalani isolasi mandiri.
Segera lakukan tindakan ketika saturasi oksigen pada pasien Covid-19 menurun.
Umumnya, pasien Covid-19 yang mengalami penurunan saturasi oksigen membutuhkan tabung oksigen untuk membantu dalam bernapas.
Hanya saja yang menjadi persoalan adalah ketersediaan tabung oksigen yang cukup terbatas.
Baca juga: Banyak Pasien Meninggal saat Isolasi Mandiri, Ini Kata Ketua Satgas Covid-19 IDI
Baca juga: Ternyata Ini Alasan Wanita yang Sudah Hamil Tak Boleh Donor Plasma Konvalesen untuk Pasien Covid-19
Namun ada beberapa cara untuk menjaga saturasi oksigen pada pasien Covid-19 saat menjalani isolasi mandiri di rumah.
Lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia menyebabkan tabung oksigen menjadi barang langka, jika pun ada, maka harga tabung oksigen akan dipatok sangat mahal.
Tabung oksigen ini menjadi penting bagi pasien yang mengalami gejala sedang hingga berat, dengan kondisi kekurangan oksigen atau hipoksia.
Jika Anda mengalami happy hypoxia, maka Anda harus segera mendapatkan bantuan oksigen, agar tubuh masih kembali berfungsi dengan baik.
Nilai saturasi oksigen di bawah normal apabila nilainya di bawah angka 94, yang dikategorikan hipoksia atau kekurangan oksigen.
Sementara, nilai normal saturasi oksigen menunjukkan seberapa baik fungsi paru-paru, jantung, dan sistem peredaran darah.
Kadar oksigen atau saturasi oksigen pada orang normal adalah berkisar 95 sampai 100 persen.
Baca juga: Tak Melulu karena Covid-19, Ini Tips Menghadapi Anak Demam di Masa Pandemi Virus Corona
Baca juga: Beda Gejala Covid-19 pada Orang yang Sudah Vaksin Dosis Pertama, Lengkap dan Belum Sama Sekali
Artinya, hampir semua sel darah merah dapat mengangkut oksigen dan tidak ada hambatan dalam sistem peredaran darah.
Demikian pula sebaliknya, jika pasien Covid-19 yang mengalami hipoksia dan tidak segera diberi bantuan alat bantu napas tambahan untuk meningkatkan saturasi oksigen, maka dapat berakibat fatal yaitu meningkatnya risiko kematian pada pasien tersebut.
Namun, dengan kondisi langkanya tabung oksigen saat ini, apa cara yang bisa dilakukan pasien untuk dapat meningkatkan saturasi oksigen di dalam tubuhnya? Saturasi oksigen adalah kadar oksigen dalam darah.
Kadar ini bisa diukur dengan menggunakan alat oksimetri.
Penggunaannya pun cukup sederhana, yakni hanya dengan menjepitkan alat tersebut ke ujung jari selama beberapa detik, Anda akan mendapatkan angka saturasi oksigen.
Darah akan mengantarkan oksigen ke seluruh sel di dalam tubuh.
Oksigen sangat penting bagi sel untuk mengganti sel yang rusak, memberi asupan energi, mendukung sistem imun, dan berbagai manfaat lainnya.
Maka dari itu, sangat penting untuk menjaga kadar oksigen di dalam darah.
Cara menjaga saturasi oksigen
Cara menjaga saturasi oksigen pada pasien Covid-19 agar tetap normal sangat bergantung terhadap tiga hal.
Tiga hal tersebut adalah kadar oksigen di udara yang dihirup, fungsi paru, dan sistem peredaran darah yang optimal.
Untuk menunjang hal tersebut, ada beberapa cara meningkatkan saturasi oksigen dalam darah yang bisa Anda lakukan di rumah.
Baca juga: Apakah Bisa Orang Terinfeksi 2 Varian Covid-19 secara Bersamaan?
Baca juga: Kaitannya dengan Covid-19, Mengoleskan Minyak Kayu Putih pada Masker Medis Sangat Berbahaya
Dilansir dari WebMD, berikut cara-caranya.
1. Rutin berolahraga
Rutin berolahraga merupakan cara kedua untuk dapat meningkatkan saturasi oksigen di dalam tubuh.
Akan tetapi, jika merasa sesak untuk berolahraga, Anda bisa memulai dengan kegiatan yang ringan.
Bisa juga mencoba untuk latihan pernapasan atau berjalan kaki di sekitar rumah.
2. Berhenti merokok
Cara selanjutnya untuk meningkatkan saturasi oksigen yang bisa dilakukan adalah dengan berhenti merokok atau menghindari menjadi perokok pasif.
Hanya dengan berhenti merokok, sirkulasi dalam darah akan meningkat secara signifikan.
Tercatat fungsi paru bisa meningkat hingga 30 persen.
3. Makanan kaya zat besi
Cara kelima untuk meningkatkan saturasi oksigen adalah makan makanan yang kaya akan zat besi.
Zat besi penting untuk pembentukan darah agar jumlah sel darah merah yang membawa oksigen tetap mencukupi.
Contoh makanan yang mengandung zat besi antara lain daging merah dan sayuran hijau.
4. Proning
Di luar dari saran WebMD, ada salah satu cara lain yang dipastikan dapat membantu meningkatkan saturasi oksigen bagi pasien Covid-19 yaitu dengan melakukan prosisi prone atau proning.
Proning adalah teknik yang terbukti secara medis dapat menolong menambah jumlah oksigen.
Adapun, berikut beberapa posisi prone atau proning yang benar dan bisa Anda lakukan:
Posisi 1 (prone positioning)
Tidurlah dengan posisi terungkap.
Siapkan 3 buah bantal untuk diletakkan di beberapa posisi berikut.
Bantal 1, diletakkan di bawah tulang leher dan bantal 2, letakkan di bawah area panggul Anda, dan usahakan perut harus cukup bebas untuk membiarkan satu tangan lewat dari bawah.
Sedangkan bantal 3, diletakkan di bawah kaki Anda.
Lakukanlah posisi 1 ini selama 30 menit.
Posisi 2 (Side lying down)
Posisi kedua adalah berbaring dengan posisi menyamping ke arah kanan, dan siapkan kembali 3 buah bantal.
Bantal pertama, letakkanlah di bawah kepala Anda dan bantal kedua diletakkan di bawah pinggang Anda.
Sedangkan bantal ketiga, letakkanlah di antara kaki Anda.
Lakukanlah posisi 2 ini selama 30 menit.
Jika Anda tidak bisa berbaring dengan posisi menyamping ke kanan, maka Anda bisa berbaring dengan posisi menyamping ke kiri dengan posisi bantal serupa.
Posisi 3 (sitting up)
Posisi proning yang ketiga adalah rebahkanlah badan Anda dalam posisi setengah duduk, dengan menaruh tiga atau lebih bantal yang bisa dijadikan sandaran dari punggung hingga posisi duduk agak miring.
Satu bantal bisa diletakkan di belakang punggung bawah, satu lagi di belakang punggung atas, dan satu lagi bisa diletakkan di bawah lutut Anda.
Pertahankanlah melakukan posisi ini selama 30 menit. (Kompas.com)
Baca Artikel Terkait Covid-19 Lainnya
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 4 Cara Menjaga Saturasi Oksigen pada Pasien Covid-19 di Rumah