6. Hilang indra penciuman yang berakibat pada perubahan kebiasaan makan
Selain itu, beberapa gejala Covid-19 pada bayi yang tergolong serius adalah sebagai berikut:
1. Sesak napas yang intens yang menyebabkannya terengah-engah
2. Tanda-tanda oksigen rendah, seperti bibir atau lidah biru, kuku putih, atau detak jantung lebih cepat
3. Saturasi oksigen rendah
4. Kegagalan organ yang parah Bayi belum bisa mengungkapkan gejala yang dirasakannya secara verbal sehingga orangtua atau pengasuh harus menemukan cara yang tepat untuk memantau kondisi mereka.
Baca juga: Ingin Sehat dengan Obat Herbal di Masa Pandemi Covid-19? Ada Tips agar Tidak Salah Pilih
Sebuah studi yang dilakukan oleh Center for Disease Control and Prevention (CDC) dan melibatkan lebih dari 2.500 anak dengan Covid-19 di Amerika Serikat (AS) menunjukkan, 62 persen dari 95 bayi di bawah usia satu tahun harus dirawat di rumah sakit.
Lima bayi dari jumlah tersebut bahkan membutuhkan perawatan lebih lanjut di unis perawatan intensif (ICU).
Dengan demikian, para orangtua dan pengasuh wajib menjaga dan melindungi bayi dari infeksi Covid-19 yang bisa mengancam nyawa.
Dilansir dari Primaya Hospital, upaya terbaik untuk mencegah bayi dan anak tertular virus corona adalah menghidnari kontak dengan orang yang berisiko terjangkit Covid-19.
Caranya, hindari kerumunan sebisa mungkin dan menjaga jarak, terutama dari orang yang menunjukkan gejala Covid-19, setidaknya dua meeter.
Cara lainnya adalah setiap anggota yang berpotensi menularkan Covid-19 harus disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Menjaga kebersihan diri dan rumah juga menjadi upaya yang penting dilakukan untuk mencegah bayi tertular Covid-19.(Kompas.com)
Baca Artikel Terkait Covid-19 Lainnya
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Gejala Covid-19 pada Bayi yang Harus Diwaspadai