TRIBUNWOW.COM - Infeksi Covid-19 secara umum adalah penyakit yang menyerang pernapasan pada tubuh.
Untuk itu, pasien Covid-19 terutama yang isolasi mandiri di rumah dianjurkan untuk mengecek frekuensi napas dan saturasi oksigen secara berkala untuk melihat kondisi kesehatannya.
Agar jika terjadi masalah pernapasan bisa ditangani dengan cepat.
Menurut WHO, pasien Covid-19 secara mayoritas tidak membutuhkan perawatan khusus di rumah sakit.
Mereka cukup menerapkan pola hidup sehat dan mengisolasi diri agar tidak menyebabkan penularan terhadap orang lain.
Baca juga: Kapan Penderita Covid-19 yang Isolasi Mandiri Sudah Tak Tularkan Virus? Ini Penjelasan Ahli
Baca juga: Tidak Selalu karena Covid-19, Kenali 9 Penyebab Menurunnya Saturasi Oksigen dan Dampaknya
Namun, salah satu masalah yang rentan timbul ketika isolasi mandiri adalah masalah pernapasan, yakni kekurangan saturasi oksigen.
Untuk mengecek saturasi oksigen, pasien Covid-19 membutuhkan alat bernama oximeter, alat itu akan menunjukkan berapa kadar oksigen dalam darah tubuh manusia.
Kekurangan saturasi oksigen bisa berdampak fatal bagi kesehatan jika tidak cepat ditangani.
Kadar saturasi oksigen normal pada manusia adalah 95% atau lebih dari itu.
Saturasi oksigen di bawah 95% bisa dikatakan memiliki masalah pernapasan.
Berikut level saturasi oksigen:
1. 95-100 = dalam kondisi baik
2. 93-94 = Perlu berbaring untuk meningkatkan kadar oksigen
3. <92 = Perlu ke RS untuk mendapat perawatan dokter
4. < 80 = Perlu menggunakan ventilator