Virus Corona

Gejala Jangka Panjang Meski Selesai Isolasi Mandiri atau Sembuh dari Covid-19, Kapan Bisa Pulih?

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Mohamad Yoenus
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dokter Spesialis Paru, Praseno Hadi, dalam talkshow di akun Youtube lifesyleOne yang diunggah pada Minggu (11/7/2021). dr Praseno memberikan penjelasan terkait kasus long Covid berdasar data di lapangan.

TRIBUNWOW.COM - Di Indonesia telah ditemukan beberapa kasus di mana pasien Covid-19 mengalami gejala atau keluhan jangka panjang.

Gejala itu tetap melekat meski pasien Covid-19 sudah melewati batas waktu isolasi mandiri atau telah dinyatakan negatif setelah melalui tes swab PCR.

"Itu yang disebut dengan long Covid atau sindrom pasca-Covid," kata Dokter Spesialis Paru, Praseno Hadi, dalam Youtube lifesyleOne yang diunggah pada Minggu (11/7/2021). 

"Kalau sudah dirawat atau sudah pernah menderita orang itu bisa sembuh sempurna atau nanti dengan gejala sisa atau mungkin meninggal terutama pasien derajat kritis."

Baca juga: 6 Resep Ramuan Herbal Berkhasiat Tingkatkan Daya Tahan Tubuh, Cocok Dikonsumsi saat Pandemi Covid-19

Kini gejala paling umum ditemui adalah merasa cepat lelah, sulit tidur, batuk, sesak napas, dan beberapa kasus dengan pengentalan darah.

Kasus ini baru ditemukan dan jumlah kasusnya tidak terlalu banyak, namun seiring meningkatnya jumlah orang terkonfirmasi positif Covid-19 ada kemungkinan jumlah kasus long Covid juga ke depannya akan meningkat.

Seperti diketahui pasien Covid-19 sendiri dibagi menjadi beberapa tingkatan yang diukur dari tingkat gelajanya.

Ada pasien tanpa gejala, gejala ringan, gejala sedang, dan gejala berat atau kritis.

Long Covid tidak hanya bisa terjadi dengan pasien yang memiliki gejala berat saja atau pasien dengan penyakit bawaan (komorbid).

Ada juga beberapa kasus di mana orang yang sebelumnya tidak memiliki penyakit penyerta justru mengalami gejala berkepanjangan. 

Namun orang yang lebih beresiko tinggi adalah orang dengan penyakit penyerta.

"Orang punya resiko tinggi seperti obesitas, kegemukan, orang dengan diabetesmelitus, penyakit penyerta ya," kata Praseno.

"Kemudian dengan kelainan jantung, atau dengan kelainan paru seperti asma, atau penyakit paru obstruktif kronik (ppok) atau mungkin pasien-pasien yang pernah mengalami penyakit paru sebelumnya seperti TBC."

Baca juga: 6 Tanaman Herbal yang Berkhasiat Jaga Daya Tahan Tubuh, Cocok Dikonsumsi saat Pandemi Covid-19

Baca juga: Hal-hal yang Disebabkan oleh Stres dan Tips Menjaga Kesehatan Mental Selama Pandemi Covid-19

Dikatakan long Covid setelah gejala itu tetap dirasakan selama empat minggu usai dinyatakan negatif Covid-19.

"Biasanya akan muncul 4 sampai 12 minggu," ujarnya. 

Halaman
12