Terkini Daerah

Emosi Kalah Main Game, Ayah Aniaya Anaknya yang Masih Balita karena Ogah Mandi, Begini Kronologinya

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ayah pelaku penganiayaan terhadap anaknya yang masih balita saat di Mapolresta Sidoarjo, Selasa (13/7/2021).

TRIBUNWOW.COM - Seorang ayah asal Tulangan, Sidoarjo, Jawa Timur, MR (24) dibekuk polisi seusai menganiaya anak kandungnya yang masih berusia tiga tahun.

Alasannya sepele, MR mengaku kesal karena korban tak bergegas saat disuruh mandi.

Dikutip TribunWow.com dari SURYA.co.id, Selasa (13/7/2021), kejadian itu berlangsung pada 29 Juni 2021 sore.

Video penganiayaan yang dilakukan MR itu pun viral di media sosial.

Baca juga: Kronologi Oknum DPRD dan Kades Sekap, Aniaya, lalu Lecehkan Murid Pesantren, Bermula dari Lakalantas

Baca juga: Fakta Penemuan Mayat Terbungkus Plastik di Tanggamus, Istri Korban Hamil 8 Bulan, Diduga Dibunuh

Di hadapan polisi, MR mengakui perbuatan kejamnya itu.

MR juga menyebut menganiaya anak kandungnya karena emosi kalah main game online.

Hal itulah yang membuat MR tanpa pikir panjang menganiaya anak perempuannya yang enggan disuruh mandi.

Menurut Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, pelaku saat kejadian baru saja pulang kerja.

Selain kesal kalah main game, emosi pelaku semakin memuncak melihat kondisi rumah yang berantakan.

Pelaku juga sempat cekcok dengan sang istri karena terus memaksa korban untuk mandi.

Sambil melepas baju, pelaku sempat memukuli korban.

“Baju korban dibuka paksa, lalu punggung belakangnya dipukul sekali dengan telapak tangan kanan sambil berkata keras pada anaknya," kata Kusumo.

"Tidak berhenti sampai di situ saja, pelaku juga memukuli wajah korban dengan baju."

Baca juga: Viral Petugas Puskesmas Diduga Dianiaya, Pelaku Bantah Lakukan Pengeroyokan: Yang Mulai Perawat Itu

Baca juga: Viral Perawat Puskesmas Dianiaya 3 Orang karena Tabung Oksigen, Pelaku Ngaku dari Keluarga Pejabat

Aksi penganiayaan pelaku terekam dalam video berduarasi 17 detik dan viral di media sosial.

Geram melihat aksi MR, polisi pun langsung bergerak dan menangkapnya.

Halaman
12