Viral Medsos

Kronologi Penganiayaan Perawat Puskesmas Kedaton Bandar Lampung, Pelaku Ingin Rampas Tabung Oksigen

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kolase tangkapan layar - Perawat Puskesmas bernama Rendy (26) di Bandar Lampung dianiaya OTK gara-gara tak memberikan izin peminjaman tabung oksigen, Minggu (4/6/2021). Rendy dianiaya oleh pelaku keluarga pasien Covid-19 ingin mendapatkan tabung oksigen.

Wali Kota Bandar Lampung Prihatin

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana prihatin atas kejadian yang menimpa Nakes di wilayahnya.

Merespons kabar penganiayaan tersebut,  Eva Dwiana langsung menemui korban di RSUDAM.

Eva Dwiana meminta para pelaku yang melakukan penganiayaan terhadap Rendy harus diproses hukum.

"Ya kalau dilihat dari sisinya ya trauma, mudah-mudahan Rendy tidak apa-apa," kata Eva Dwiana dikutip dari Kompas TV, Senin (5/7/2021).

Eva Dwiana menegaskan, Pemerintah Kota Bandar Lampung telah berusaha semaksimal mungkin memberikan pelayanan terbaik.

Baca juga: Kasus Keluarga Pasien Pukul Perawat di Garut, Ternyata Ada Lanjutannya tapi Tak Terekam CCTV

Oleh karena itu, ia berharap agar kejadian serupa tak terjadi lagi.

Dari tiga orang pelaku penganiayaan Rendy, di antaranya sempat mengaku dari keluarga pejabat Dinas Kesehatan setempat.

"Mudah-mudahan tidak terjadi pada Rendy yang lain, kami sudah melayani dari malam sampai pagi," ujar Eva.

Eva memastikan tiga orang pelaku penganiayaan akan diproses.

Sementera itu, Pemkot Bandar Lampung juga akan memberikan pendampingan hukum kepada korban.

"Tadi dari Polsek sudah (diproses), nanti ada pendampingan (hukum) dari kita, dari Pemkot Bandar Lampung," ujar Eva. (TribunWow.com/Rilo)

Sebagian artikel ini diolah dari TribunLampung.co.id dengan judul Perawat Puskesmas Kedaton Bandar Lampung Dianiaya, Pelaku Ngotot Mau Bawa Tabung Oksigen,