Ia seolah menyebut tindakan Ketua BEM UI dipaksakan agar terlihat heroik.
"Ya memang harus heroik kali ya, ketua BEM bilang 'kami tidak akan menurunkan dan mulai hari ini kami akan terus mengirimkan meme yang menghina Jokowi' misalnya gitu."
"Ya enggak apa-apa, itu kebebasan menurut saya," terang Ade Armando.
Doktor di Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik itu dengan tenang yakin bahwa masyarakat bisa menilai dengan jernih.
Tak hanya itu, Ade Armando tak ragu untuk mencap aksi dari BEM UI tersebut merupkan tindakan bodoh.
"Dan saya juga tidak akan berhenti bilang mereka itu pandir atau bodoh atau apapun itu," kata Ade Armando pedas.
"Biasa saja, itu mahasiswa kami kok," pungkasnya. (TribunWow.com/Rilo)