TRIBUNWOW.COM - Seorang mahasiswi berinisial F (19) mengalami sejumlah luka memar setelah diduga mengalami penganiayaan oleh seorang dosen di tempatnya berkuliah, yakni di Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Maluku.
Korban diduga dianiaya dan disekap oleh Dosen FISIP Unpatti berinisial OR di rumah pelaku pada Jumat (25/6/2021).
Putra OR yakni AR diketahui juga ikut dalam proses penyekapan dan penganiayaan terhadap F.
Baca juga: Niat Hadiri Pernikahan di Medan, 3 Warga Depok Tewas seusai Mobil Tertimpa Bangunan Ambruk
Baca juga: Bocah 3 Tahun Ditemukan Babak Belur Alami Luka Parah, Korban Tak Menangis saat Diobati di RS
Dikutip TribunWow.com dari TribunAmbon.com, kasus ini dikonfirmasi oleh Kapolsek Baguala, Iptu Morlan Hutahean.
Iptu Morlan menambahkan, kasus ini kini telah berakhir damai.
"Iya, tapi tidak jadi dibuat pelaporan, karena sudah diselesaikan secara kekeluargaan," ujar Kapolsek baguala, Senin (28/6/2021).
Pelaku mencurigai anaknya yang berinisial GR disembunyikan oleh korban.
Korban sendiri berstatus sebagai sahabat dari GR.
Hingga berita ini diterbitkan baik pelaku dan keluarga korban tidak ada yang bisa dihubungi saat TribunAmbon.com hendak meminta konfirmasi.
Pelaku Dikenal Baik
Sementara itu pihak kampus, menyebut pelaku kesehariannya dikenal baik.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Program Studi Sosiologi Fisip Unpatti, Prapti Murwani.
Murwani menyatakan tidak mengetahui adanya kasus penganiayaan tersebut.
Baca juga: Nekat Bakar Pejabat Desa, Pelaku Diam saat Ditanya Kapan Pindah karena Rumahnya Sudah Dibeli Korban
Namun ia mengonfirmasi bahwa OR merupakan dosen di FISIP Unpatti.
"Sebelumnya kami tidak mengetahui terkait kasus tersebut, dan yang bersangkutan pun jarang terlihat di kampus," ujar Murwani kepada TribunAmbon.com saat ditemui di Gedung Fisip Unpatti, Jl. Ir. M. Putuhena, Ambon, Senin (28/6/2021) siang.