Terkini Daerah

Nekat Bakar Pejabat Desa, Pelaku Diam saat Ditanya Kapan Pindah karena Rumahnya Sudah Dibeli Korban

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pejabat Desa Simo, Bintang Alfatah (55) dibakar oleh seorang pria berinisial MYN (50) terbaring di RSUD Simo, Kabupaten Boyolali.

TRIBUNWOW.COM - Bintang Alfatah (55) seorang pejabat Desa/Kecamatan Simo, Boyolali, Jawa Tengah mengalami luka bakar cukup parah setelah dirinya dibakar hidup-hidup oleh MYN (59).

Kejadian diketahui terjadi di rumah pelaku di Dukuh Tempuran, Desa Simo, Sabtu (26/6/2021).

Polisi memastikan motif kasus ini adalah jual beli tanah antara korban dan pelaku.

Baca juga: Akhirnya Minta Maaf, Ini Isi Lengkap Hinaan Komisaris BUMN Kemal Arsjad ke Anies Baswedan di Twitter

Baca juga: Detik-detik Perangkat Desa Dibakar Hidup-hidup Warga seusai Lakukan Ini, Separuh Badan Terluka

Dikutip TribunWow.com dari TribunSolo.com, korban kini mengalami luka bakar 50 persen dan sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Simo lalu dirujuk ke rumah sakit di Solo.

"Jual beli tanah belum selesai, korban sebagai pembeli tanah dan pelaku penjual tanah itu," jelas Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Eko Marudin kepada TribunSolo.com, Senin (28/6/2021).

Pada saat kejadian, korban diketahui tengah mendatangi pelaku di tempat kejadian perkara.

Korban saat itu menanyakan kapan pelaku akan pindah sebab korban telah membeli rumah tersebut dari pelaku.

Diketahui sudah lebih dari lima tahun, pelaku masih belum kunjung mengosongkan rumah yang telah dibeli korban.

Hanya diam tak menjawab ketika ditanya korban, pelaku tiba-tiba menyiram korban pakai pertalite lalu menyulut api ke tubuh korban.

Korban saat itu langsung berlari meminta pertolongan warga.

Warga yang melihatnya langsung memadamkan api di tubuh korban.

Korban langsung dibawa ke RSU Simo untuk mendapat perawatan.

Kejadian itu dibenarkan Camat Simo, Waluyo Jati.

"Seorang Kadus di Desa Simo bernama Bintang menjadi korban penganiayaan oleh seorang warga berinisial MYN dengan cara dibakar," kata Waluyo, dikutip dari TribunSolo.com, Minggu (27/6/2021).

Saat ini, kata Waluyo, korban sudah dirujuk di RS PKU Muhammadiyah Solo.

Halaman
12