Demi mencegah korupsi, kata Firli, apa saja boleh dilakukan.
Namun, Firli menyebut akan langsung menangkap siapa saja jika terlibat kasus korupsi.
"Terkait dengan pencegahan itu boleh apa saja dilakukan," kata Firli.
"Walaupun sedang diperiksa misalnya?," sahut Aiman.
"Tetapi seketika ada tindak pidana korupsi tetap dilakukan penindakan hukum secara tegas," tandas Firli.
Simak videonya berikut ini mulai menit ke-4.51:
Mahfud MD: Korupsi Semakin Gila
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menyebut korupsi di Tanah Air saat ini semakin menggila.
Dilansir dari Teribunnews.com, menurut Mahfud MD banyak masyarakat berharap pemberantasan korupsi dapat di lakukan di era reformasi.
Namun ternyata korupsi terlihat Mahfud justru semakin meluas.
Baca juga: Nilai Banyak Koruptor yang Dendam, Mahfud MD Sebut Upaya Jokowi Lawan Pelemahan KPK
"Dulu itu (korupsi) terkoordinir. Sekarang bapak lihat ke DPR korupsi sendiri, Mahkamah Agung korupsinya sendiri, Mahkamah Konstitusi, gubernur, kepala daerah, DPRD semua korupsi sendiri-sendiri," kata Mahfud saat menjadi pembicara dialog dengan Rektor UGM dan pimpinan PTN/PTS seluruh Yogyakarta yang ditayangkan YouTube Universitas Gadjah Mada pada Sabtu (5/6/2021), dikutip dari Tribunnews.com.
Selain itu korupsi juga kini semakin gila, bagaimana tidak, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebelum disahkan sudah menjadi lahan korupsi bagi para koruptor.
Dia juga memberi contoh soal modus korupsi tersebut.
Dicontohkannya ketika sebelum pengesahan APBN, DPR akan memasukkan anggaran yang diminta pemerintah daerah untuk pembangunan, namun dengan syarat memberi imbalan yanng dibayar di muka.
"Sekarang itu APBN sebelum jadi aja sudah dikorupsi. Jadi uangnya belum ada sudah di begitu kan. Itu yang saya katakan bahwa korupsi sekarang itu semakin gila,"