Terkini Daerah

Pria Merampok Teman demi Lunasi Cicilan Mobil, Wajah Korban Diolesi Balsam, Ngaku Tak Mau Melukai

Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kedua pelaku yakni Sukri (48) dan Indang (42) pelaku perampokan berhasil diringkus, Senin (7/6/2021) siang.

TRIBUNWOW.COM - Demi melunasi cicilan kredit mobil, seorang pria bernama Sukri (48), nekat merampok temannya sendiri.

Dalam melakukan aksinya, Sukri dibantu oleh Indang (42), dan Sudir (55).

Peristiwa percobaan perampokan ini terjadi di  Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

Baca juga: Rizal Ungkap Kronologi saat Merampok dan Rudapaksa Mahasiswi: Saya Ancam Dia, Saya Ambil Uangnya

Sedangkan korbannya adalah warga Desa Pampangan Kecamatan Pampangan, Rusdi (62).

Dalam kasus ini, Sukri yang menjadi otak perampokan ternyata pelaku sudah mengincar korban.

Dia bahkan mengintai rutinitas korban setiap kali menyetor uang ke bank.

Diduga Sukri nekat melakukan aksi itu untuk melunasi mobil barunya.

Sukri dan Indang berhasil diamankan, sedangkan Sudir masih buron.

Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Pelupessy menyebutkan, tindakan tersebut terjadi pada hari Jumat (28/5/2021) lalu.

Mereka cukup nekat karena melakukan aksinya di tempat ramai dan pada pagi hari di Jalan Raya Pasar Pampangan.

"Kejadian bermula, saat itu korban bernama Rusdi (62) warga Desa Pampangan Kecamatan Pampangan berniat menyetorkan uang hasil usahanya ke bank sebanyak Rp 180 juta menggunakan sepeda motor,"

"Nah ketiga pelaku ini telah lama mengincar korban, dan saat itu pelaku yang mengendarai mobil serta ada yang membawa motor memepet kendaraan motor korban," terangnya dalam press release, Senin (7/6/2021).

Saat itulah salah seorang pelaku mengoleskan balsem ke wajah korban yang menyebabkan korban tidak bisa melihat.

Baca juga: Kuli Bangunan Coba Rampok Rumah Mewah, Gagal karena Korban Teriak hingga Pekerja Lain Kena Imbasnya

"Korban berusaha memberontak dan berteriak. Beruntung aksi pelaku diketahui warga, dan berbondong-bondong langsung menolong korban," bebernya.

Sambungnya, melihat aksinya gagal dan diketahui oleh warga para pelaku berusaha melarikan diri.

Halaman
12