TRIBUNWOW.COM - Imbas dari penikaman dan upaya perampokan yang dilakukan seorang kuli bangunan di kawasan perumahan elite di Citraland Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Minggu (6/6/2021), manajemen pun angkat bicara.
Dikutip dari TribunnewsSultra.com pada Senin (7/6/2021), pihak manajemen akan mengevaluasi operasional di dalam kawasan tersebut.
Di antaranya terkait jam kerja kontraktor, hingga para pekerja akan diberikan tempat tinggal di luar kawasan Citraland, Kendari.
"Kami akan mengevaluasi termasuk jam kerja kontraktor, dan rencana selanjutnya para pekerja kontraktor akan memberi tempat tinggal di luar," kata Manejer Pemasaran Citraland Kendari Iskandar, Minggu (6/6/2021).
Manajer tersebut mengatakan bahwa si pelaku adalah kuli bangunan yang dipekerjakan kontraktor asal Surabaya, Jawa Timur.
Baca juga: Kronologi Guru SD di Toba Ditikam hingga Tewas, Pelaku Rencanakan Perampokan saat di Warnet
Baca juga: 2 Percobaan Perampokan Bank Terjadi di Kota Samarinda dalam Seminggu, Pelaku Menangis saat Diperiksa
Sebelumnya terjadi upaya perampokan yang melibatkan kuli bangunan asal Desa Ngadipiro, Kecamatan Wilangan, Jawa Timur pada Minggu (6/6/2021), di perumahan elite di Citraland Kendari.
Dalam aksinya, pelaku menggunakan pakaian dalam wanita sebagai topeng.
Alih-alih bisa mendapatkan harta dari rumah yang dirampok, pelaku justru dipergoki oleh pembantu pemilik rumah.
Saat itu, pembantu tersebut berteriak dan pelaku menikam dada kirinya dengan pisau hingga berlumuran darah.
Pemilik rumah juga tak luput dari serangan pelaku.
AF si pemilik rumah dipukul di bagian mata kanannya.
Diketahui, saat itu pelaku juga ingin merudapaksa si pembantu.
Kakak korban, ER menceritakan saat pelaku mengendap-endap memasuki rumahnya.
Pelaku masuk dari rumah tempatnya bekerja, lalu menuju atap rumah dua lantai korban, sekira pukul 04.00 WITA.
"Pelaku melompat dari atas pintu dapur yang berada di depan rumah, selanjutnya menuju kamar adik saya (AF) di lantai 2," katanya saat ditemui di Citraland, Minggu (6/6/2021).