Terkini Daerah

Kerap Dirudapaksa Ayah Kandung, Gadis 16 Tahun Minta Saudara Rekam Momen Cabul sebelum Lapor Polisi

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Priyono (kiri), pelaku pencabulan terhadap anak kandungnya saat di Mapolres, Rabu (2/6/2021).

TRIBUNWOW.COM - Sebanyak empat kali, seorang gadis berusia 16 tahun menjadi korban rudapaksa yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri.

Pelaku yakni Priyono (45) melakukan aksinya di kediamannya di Kabupaten Tuban, Jawa Timur selama akhir Mei lalu.

Aksi pelaku terbongkar seusai korban memeroleh barang bukti berupa rekaman video ketika pelaku beraksi.

Priyono ditangkap Polres Tuban karena diduga menyetubuhi putri kandungnya. (SURYAMALANG.COM/M Sudarsono)

Baca juga: Rudapaksa Santri di Rumah Kyai hingga di Aula Pondok, Guru Ponpes Puluhan Kali Lakukan Aksi Mesum

Dikutip TribunWow.com dari SURYA.co.id, video itu diketahui diperoleh oleh korban dan saudaranya.

Korban yang tak berdaya terus menerus dirudapaksa oleh ayahnya sendiri akhirnya meminta tolong saudaranya.

Ia meminta saudaranya merekam ketika pelaku beraksi.

Setelah berhasil merekam aksi pelaku mencabuli korban, barang bukti itu kemudian diserahkan kepada aparat berwenang ketika melapor ke polisi.

"Direkam oleh saudaranya, lalu melaporkan kejadian ini ke polisi. Ini hampir dilakukan setiap hari, pengakuan pelaku karena mabuk," ujar Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono, Rabu (2/6/2021).

Aksi tersebut diketahui dilakukan oleh pelaku pada bulan Mei tahun 2021 tepatnya pada tanggal 20, 25, 29, dan 30.

"Ini anak kandung tinggal bersama pelaku, disetubuhi sudah empat kali," kata AKBP Ruruh.

Pelaku selalu melakukan aksinya pada malam hari di ruang tamu rumahnya.

Baca juga: Viral Aksi Pencuri Sepeda Sambil Telanjang di Palembang Terekam CCTV, Sudah Beberapa Kali Terjadi

Tak Sadar Cabuli Anak Kandung

Pelaku diketahui sudah menikah sebanyak tiga kali dan semuanya berujung pada perceraian.

Priyono mengaku ia selalu dalam kondisi mabuk ketika merudapaksa korban.

"Saya mabuk saat melakukan pencabulan," kata pelaku sambil menunduk, Rabu (2/6/2021).

Baca juga: Meski Korban Sudah Minta Ampun, Remaja Nekat Berkali-kali Tikam Guru SD hingga Tewas, Ini Motifnya

Halaman
12