TRIBUNWOW.COM - Tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum TNI dengan menampar petugas SPBU di Waipare, Jalan Trans Maumere-Larantuka, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (25/5/2021) viral di media sosial.
Dilansir TribunWow.com, satu di antara akun Instagram yang mengunggahnya adalah akun @infokomando.
Diketahui bahwa oknum TNI yang melakukan tindakan kekerasan merupakan anggota Koramil 1603-04/ Kewapante berpangkat Pembantu Letnan Dua (Pelda) berinisial JP.
Baca juga: Fakta Viral Video Oknum TNI Pukul Petugas SPBU di Sikka, Berawal saat Ditegur karena Tak Mau Antre
Sedangkan petugas SPBU yang menjadi korban tindakan kekerasan di SPBU Waipare berinisial INB.
Kejadian bermula saat Pelda JP terburu-buru ingin mengunjungi desa binaan untuk menjalankan tugasnya.
Namun saat menuju desa binaan, bensin motor hampir habis sehingga Pelda JP berhenti di SPBU Waipare.
Saat ingin mengisi bensin, dirinya melihat antrean sangat panjang pada SPBU tersebut.
Dirinya lantas mengantre selama 10 menit, namun antrean tak kunjung selesai.
Mengingat pentingnya tugas dinas yang diembannya dan sesegera mungkin dirinya harus tiba di desa binaan.
Kemudian Pelda JP meminta tolong pada petugas SPBU INB untuk mendahulukan dirinya.
Namun jawaban petugas SPBU tersebut kurang menyenangkan, di mana Pelda JP harus meminta maaf kepada masyarakat yang antre satu persatu.
Mendengar hal tersebut, lantas Pelda JP emosi dan meluapkan kekesalannya dengan menampar pipir kiri petugas SPBU.
Pasca viralnya video penamparan di sosial media, pihak Koramil memanggil kedua pihak untuk melakukan klarifikasi.
Dandim 1603 Sikka Letkol Inf M. Zulnarendra langsung memberikan penjelasan kepada awak media untuk menyelesaikan masalah ini.
Baca juga: Purnawirawan TNI AD hingga Warakawuri Disuntik Vaksin Covid-19
Awalnya, Zulnarendra menjelaskan kronologi kejadian yang sebenarnya terjadi.