"Saya minta maaf atas perbuatan saya. Baik kepada warga Palestina maupun seluruh warga Indonesia," kata siswi tersebut.
Sementara itu, orangtua siswi tersebut menjelaskan bahwa mereka memang berinisiatif untuk pindah sekolah, agar anaknya bisa fokus menempuh pendidikan.
"Kami memang inisiatif menarik anak kami dari sekolah dan dipindahkan ke sekolah lagi, agar fisik, mentalnya, bisa fokus belajar di tempat yang baru lagi," ujar orangtua siswi. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Klarifikasi Pihak Sekolah, Bantah Berhentikan Siswi Penghina Palestina"