Terkini Daerah

Viral Detik-detik Suami Tikam Istri 4 Kali saat Cekcok di Gang, Diburu Polisi: Diduga Cemburu Buta

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Mohamad Yoenus
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Viral di media sosial video detik-detik penusukan terhadap seorang wanita, dilakukan oleh seorang pria, yang merupakan suaminya. Peristiwa terjadi di Jalan Manglid, Margarahayu, Kabupaten Bandung.

TRIBUNWOW.COM - Polisi memburu suami yang menjadi pelaku penikaman terhadap istrinya sendiri di Jalan Manglid, Margarahayu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Dilansir TribunWow.com, kejadian tersebut menjadi viral di media sosial dan diunggah ulang kanal YouTube Tribun Jateng, Minggu (2/5/2021).

Akibat perbuatan suaminya, korban menderita empat luka tusuk di beberapa bagian tubuhnya.

Ilustrasi penusukan. Viral di media sosial video detik-detik penusukan terhadap seorang wanita, dilakukan oleh seorang pria, yang merupakan suaminya. Peristiwa terjadi di Jalan Manglid, Margarahayu, Kabupaten Bandung. (Istimewa via Tribunnews.com)

Baca juga: Sempat Teriak Minta Tolong, Pria Ini Dibunuh secara Sadis oleh Anak Kandung, Badan Penuh Luka Tusuk

Dalam video yang beredar, awalnya tampak pasangan suami istri ini berdiri di sebuah gang yang sempit.

Mereka beradu mulut dan saling tunjuk.

Keduanya cekcok dengan nada tinggi menggunakan bahasa Sunda.

Pria tersebut mengenakan jaket kulit dan celana jins, sementara yang wanita memakai jaket jins dan celana jins.

Mulanya sang pria mengancam akan berpisah dengan wanita tersebut.

Namun sang wanita justru menantangnya.

"Yang sudah ya sudah, cari lagi sana yang baik, diteruskan juga ini tak akan benar," ucap wanita itu dengan nada tinggi.

Tiba-tiba pria tersebut membentak dengan nada tinggi.

Ia menyahut dengan bahasa Sunda yang lebih kasar.

Ia juga menunjuk-nunjuk wanita itu dan menuduhnya tidak tahu terima kasih.

"Seenaknya saja, kamu, anak kamu, sudah diurus dan kontrakan kami juga, bagaimana kalau jadi gembel?" bentaknya.

Wanita itu kembali menjawab.

Baca juga: Pelatih Gym Tikam Sesama Member di Surabaya, Dipicu Kata-kata Bully dari Korban: Keluargamu Kuhabisi

Halaman
123