Terkini Daerah

Kisah Andik Santoso, Guru Honorer yang Mengajar di Desa Pelosok Jombang, Kini Dapat Motor Baru

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Setelah harus 9 kali berganti motor lantaran mesin rusak melewati jalan tak layak saat mengajar, sang guru honorer yakni Andik Santoso asal Lamongan, Jawa Timur kini mendapatkan motor baru.

Purnomo juga menambahkan, ketika berangkat untuk mengajar, Andik lebih memilih untuk tidak menggunakan seragam.

Seragamnya akan digunakan ketika dirinya sampai di SDN Jipurapah.

Hal ini dilakukan karena Andik tak ingin jika baju mengajarnya basah dan kotor sebelum sampai di SDN Jipurapah.

"Berangkat ngajar tidak pernah pakai baju guru karena selalu kotor dan basah," ujar Purnomo.

Kini, Andik telah mendapatkan motor trail baru lengkap dengan surat.

Bahkan ia pun mendapatkan uang tunai sebesar Rp 3 juta.

Ia pun tak kuasa menahan tangis bahagia mengetahui hal tersebut.

Baca juga: Cerita Gubernur Kaltim saat Ditelepon Jokowi seusai Sebut Presiden Masuk Surga: Kan Sudah Lama Itu

Kondisi Tempat Mengajar Andik

Mengajar di wilayah Kedung Dendeng, Kecamatan Plandaan, Jombang, Jawa Timur, Andik Santoso diketahui harus menempuh jarak 13 Km dan memakan waktu hingga 90 menit.

Kondisi jalan diinformasikan berlumpur dan berbatu hingga membuat motor milik Andik rusak dan harus berganti hingga 9 kali.

Warga sekitar pun mengaku harus menempuh waktu dua hari satu malam untuk bisa menuju ke jalan arah kota.

Dari konfirmasi yang dilakukan pada Kamis (15/4/2021), Aipda Purnomo yang merupakan anggota Panit Lantas Polsek Babat, Lamongan memberikan informasi terkait lokasi desa pelosok tempat Andik mengajar.

Desa pelosok tersebut tepatnya berada di wilayah Dusun Kedung Dendeng, Desa Jipurapah, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang.

Warga desa setempat diketahui harus menggunakan antena setinggi 12 meter agar bisa mendapatkan sinyal untuk ponselnya.

"Jadi warga disini kalo nyari sinyal pakek kabel antena setinggi 12 meter" jelas Aipda Purnomo.

Halaman
123