TRIBUNWOW.COM - Seorang guru honorer bernama Andik Santoso memiliki kisah perjuangan yang menginspirasi.
Pasalnya, pria asal Lamongan, Jawa Timur itu mengajar di wilayah Kedung Dendeng, Kecamatan Plandaan, Jombang, Jawa Timur.
Dilansir Tribun Video, perjalanan Andik diketahui harus menempuh jarak 13 Km dan memakan waktu hingga 90 menit.
Baca juga: Ngotot Minta Berhubungan Badan saat Menstruasi, Ibu Muda Tewas Gantung Diri setelah Ditolak Suami
Bahkan, Andik juga harus 9 kali berganti motor lantaran mesin rusak melewati jalan tak layak saat mengajar.
Terbaru, Andik Santoso kini mendapatkan motor baru.
Ia mendapatkan motor trail pada Rabu (14/4/2021) pagi dan sejumlah uang.
Hadiah tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan untuk Andik yang telah mengabdi selama 17 tahun di desa pelosok di wilayah Jombang, Jawa Timur.
Anggota Panit Lantas Polsek Babat, Aipda Purnomo saat dikonfirmasi pada Kamis (15/4/2021) membenarkan kabar tersebut.
Ia bersama beberapa rekannya sengaja membantu Andik sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan dan dedikasinya.
Baca juga: Kronologi KKB Papua Tembak Mati Tukang Ojek, Tuduh Korban Mata-mata Kiriman TNI-Polri
Andik disebut harus berganti 9 motor lantaran mengalami kerusakan saat menuju ke lokasi ia mengajar.
Berlokasi di desa pelosok di wilayah Kedung Dendeng, Kecamatan Plandaan, Jombang, Jawa Timur, Andik harus menempuh jarak 13 KM.
Bahkan ia membutuhkan waktu 90 menit untuk sampai di lokasi.
Dengan gaji yang hanya Rp 300 ribu, ia pun berusaha menutupi kebutuhan dengan cara mencari kayu bakar seusai mengajar.
Kayu bakar tersebut kemudian dijual dan dibelikan bensin untuk ia mengajar di keesokan harinya.
"Gaji guru sebulan tidak cukup buat beli bensin, sehingga kalau pulang (Andik) sambil bawa kayu bakar untuk dijual," tambah Purnomo.