"Saya keluar, saya lihat di depan sudah terkapar dia. Dia sudah lipat kaki, tangan seperti ini (terlentang)," tutur Natalina.
"Saya masih bisa panggil, 'Papa Iyan bangun, Papa Iyan bangun'," lanjutnya.
"Saya sempat lihat matanya masih (terbuka), matanya masih melirik saya," katanya dengan suara tersendat.
Natalina kembali ke dalam rumah untuk bersembunyi.
"Langsung saya bilang, 'Saya sembunyi'. Saya langsung lari kembali ke belakang dan saya langsung lompat di kamar mandi," jelas Natalina. (TribunWow.com/Brigitta)
Sebagian artikel ini diolah dari Tribun-Timur.com dengan judul Cerita Adik Ipar Oktovianus Rayo Selamat dari KKB, Tangan dan Lehernya Terluka Kena Sabetan Parang dan Trauma, Istri Oktovianus Korban Penembakan KKB Ogah Kembali ke Papua.
Baca berita terkait KKB lainnya