Dona mengaku, uang yang ia dapat, digunakan oleh dirinya untuk berjudi di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.
"Saya dapat bagian Rp 17 juta lalu saya bawa ke Linggau, uang saya pakai untuk judi sabung ayam," ungkap Dona ketika press release di halaman Polsek Prabumulih Timur, Kamis (8/4/2021).
Baca juga: Viral Sopir Kembalikan Uang Rp 10 Juta yang Jatuh di Jalan, Posisikan Diri Jadi Pemilik: Pasti Sakit
Baca juga: Larang Warga Mudik Lebaran, Jokowi Tak Mau Kasus Covid Naik Lagi: Belajar dari Pengalaman
Meskipun ditangkap di Bandung, Dona ternyata merupakan warga asal Lubuklinggau.
Ia berada di Bandung karena sedang bersembunyi seusai melakukan perampokan.
"Lalu dari Jakarta saya naik mobil ke Bandung dan Cimahi nyari kontakan untuk nyumput (bersembunyi-red), saya beli televisi dan transport pakai uang hasil bagian pecah kaca itu," ujar Dona.
Dona mengatakan, empat anak dan istrinya merupakan warga asli Lubuklinggau.
Polisi diketahui menangkap Dona saat pelaku sedang tertidur di kontrakan.
Berdasarkan pengakuan Dona, ia bertugas untuk memantau dan mengikuti korban.
Ia juga mengaku hanya diajak oleh rekannya yang kini masih buron.
Setelah merampok, Dona dan keempat rekannya ternyata sempat makan-makan sebelum berpencar.
"Kami beraksi berlima dan usai beraksi kami langsung kabur ke Pali, kami makan di rumah makan dan kami pisah. Kami bertiga ke Linggau dan dua teman kami tinggal di Pali," beber Dona.
Keempat pelaku yang masih buron yakni RA, AN, HI, dan NP.
Empat orang itu kini masih terus diburu oleh Polres Prabumulih.
Sedangkan dari Dona, polisi mengamankan barang bukti berupa uang sebanyak Rp 1 juta, 1 unit televisi dan 1 unit Honda PCX dengan plat nomor A 2372 VAP. (TribunWow.com/Anung)
Artikel ini diolah dari Tribunsumsel.com dengan judul Dona Habiskan Uang Rampokan Dana BOS Prabumulih Untuk Main Judi dan Kepala SMAN 1 Prabumulih Akui Khilaf Hingga Dana BOS Dibawa Kabur Kawanan Bandit
Berita lain terkait Kasus Perampokan