Terkini Daerah

Sudah Diberi Kortingan, Berry Tetap Bunuh PSK saat Tak Dilayani 3 Jam, Minta Tambah: Saya Khilaf

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Agus Saputra alias Berry (kiri) dan Foto semasa Hidup Yuliana (kanan). Berry ditangkap seusai melakukan pembunuhan terhadap Yuliana perempuan muda yang ditemukan tewas di hotel Rio Palembang.

TRIBUNWOW.COM - Pelaku pembunuhan Pekerja Seks Komersial (PSK), Yuliana (25), Berry (24) mengaku sempat menawar harga untuk tiga jam berkencan dengan korban.

Dilansir TribunWow.com, pembunuhan itu dilatarbelakangi rasa tidak puas pelaku saat korban hanya sanggup mengencaninya selama 30 menit.

Padahal dalam perjanjian, korban sanggup melayaninya selama tiga jam.

Merry pelaku pembunuhan Yuliana janda muda di Hotel Rio Palembang berhasil ditangkap, Kamis (18/1/2021). (SRIPOKU.com/Andi Wijaya)

Baca juga: Terlanjur Minum Obat Kuat, Pria Ini Bunuh PSK karena Cuma Sanggup Main 30 Menit, padahal Janji 3 Jam

Baca juga: Kronologi Janda Dibunuh karena Tak Mau Layani 3 Jam, Pelaku Ngaku sempat Bujuk tapi Terus Ditolak

Meski kesal, ternyata pelaku sempat meminta kortingan harga pada korban.

"Awalnya korban minta uang Rp700 ribu selama 3 jam namun saya tawar menjadi Rp400 ribu, baru melakukan hubungan satu kali, korban hendak pulang," jelas Berry, dikutip dari SRIPOKU.com, Jumat (19/3/2021).

"Saya ajak berhubungan sekali lagi, korban menolak dari situ saya khilaf melakukan pembunuhan."

Pelaku mengaku tak pernah berniat membunuh korban.

Saat kejadian, ia berniat menindih dan mengikat tangan korban agar mau melayaninya untuk kedua kalinya.

"Saya hanya membekap mulut, setelah itu niatnya untuk mengikat kaki dan tangan korban," jelas pelaku.

"Tidak tahunya korban tidak bernyawa lagi."

Baca juga: Kronologi Janda Dibunuh karena Tak Mau Layani 3 Jam, Pelaku Ngaku sempat Bujuk tapi Terus Ditolak

Baca juga: Disebut Keracunan, Semua Mata Mayat Melotot saat Kubur Dibongkar dan Terungkap Dugaan Pembunuhan

Setelah membunuh korban, pelaku pun merasa sangat menyesal.

Ia menyebut, tak berani pergi ke mana pun seusai menghabisi nyawa janda muda tersebut.

"Sembunyi di rumah kontrakan saja, tidak kemana-mana, tetapi usai kejadian sering di datangi arwah korban yang menghantui dalam mimpi saya," tambahnya.

"Saya tidak kabur kemana, namun hanya bisa pasrah saja."

Meski kini sudah ditahan, Berry mengaku masih kerap dihantui sosok Yuliana.

Bahkan, ia menyebut korban seolah ingin menarik tubuhnya dalam mimpi.

"Waktu pertama ditahan itu, aku didatangi korban melalui mimpi," ujarnya.

"Tidak mau ngapa-ngapain tapi korban seakan-akan mau menarik aku."

Terlanjur Minum Obat Kuat 

Kepada polisi, Berry mengaku membunuh Yuliana karena kesal korban menolak ajakannya untuk berhubungan badan kedua kalinya.

Padahal, sebelum berhubungan badan dengan korban, Berry sudah meminum obat kuat.

Karena itu, Berry merasa hasratnya belum terpenuhi, namun korban sudah menolak melayaninya lagi,

"Janjinya kemarin tiga jam kencan, baru sekali sekitar 30 menit," jelas Berry.

"Waktu aku mau ngajak main lagi dia menolak."

"Karena kesal itulah aku nekat berbuat seperti itu," sambungnya.

Baca juga: Bunuh Janda karena Merasa Dicurangi, Berry Akui Sudah Minum Obat Kuat tapi Hanya Main 30 Menit

Setelah ditangkap, Berry menjalani proses rekonstruksi di lokasi kejadian, Hotel Rio Palembang, Kamis (18/3/2021).

Dalam rekonstruksi tersebut, ia melakukan 37 adegan mulai dari awal pertemuan di hotel hingga pembunuhan.

Pelaku merupakan pelanggan korban.

Keduanya bertemu di kamar di Hotel Rio Palembang.

Sebelum melakukan hubungan suami istri, pelaku memberikan uang sebagai tanda jadi kencan tersebut.

Setelah itu, keduanya pun melakukan hubungan suami istri.

Tak lama berselang, pelaku pun mandi dan duduk sambil merokok.

Kala itu, pelaku kembali meminta dilayani korban, namun ditolak.

Pelaku yang kesal lantas menindih korban yang tertelungkup di kasur.

Ia berusaha memaksa korban kembali melayaninya, namun korban tetap menolak.

Korban yang ngotot menolak lantas pindah kasur.

Namun, pelaku kembali menindihnya dan memaksanya berhubungan suami istri.

Saat kejadian, pelaku juga membekap mulut korban yang berteriak minta tolong.

Pelaku lantas mengikat kedua tangan korban ke arah belakang.

Karena korban terus memberontak, pelaku pun membekap mulut korban menggunakan kaus.

Melihat korban yang masih bergerak, pelaku kembali menindih wanita 25 tahun itu.

Saat mengetahui korban tak bernyawa lagi, pelaku langsung menutup jasadnya memakai selimut dan meningglkan hotel. (TribunWow.com/Tami)

Simak berita pembunuhan lainnya

Artikel ini telah diolah dari SRIPOKU.com dengan judul Seolah tak Puas Pelaku Ditangkap, Korban Pembunuhan Datangi Penjara Pelaku, Berry : Mau Tarik Saya, Penyidik Polrestabes Palembang, Sering Didatangi Arwah Janda Muda, 'Tolong Saya Pak', dan Kesal Sudah Pakai Obat Kuat, Main di Hotel Cuma 30 Menit, PSK Ingkar Janji:Aku Ajak Main Lagi, Nolak