TRIBUNWOW.COM - Seorang sopir Avanza berinisial RAN (38) tewas seusai diamuk massa di Kayu Tanam, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (14/3/2021).
Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Rabu (17/3/2021), selain RAN, penumpang mobil Avanza tersebut, MS (33) mengalami luka-luka.
Kapolsek 2x11 Enam Lingkung, AKP Nasirwan menyebut peristiwa itu bermula saat mobil yang dikendarai RAN menyenggol sepeda motor.
Baca juga: Pemuda 17 Tahun Tewas di Tangan Pria Mabuk, Pelaku Marah karena Kursi yang akan Diduduki Diambil
Baca juga: Truk Trailer Tabrak Avanza hingga Nyemplung Kali, Saksi Mata: Takut kalau Patah Dia Tenggelam
Menurut Nasirwan, RAN sempat turun dari mobil melihat kondisi pengendara sepeda motor.
Namun tak lama, ia kembali masuk mobil dan melanjutkan perjalanan.
Nasirwan menambahkan, saat RAN melanjutkan perjalanan, sang pengendara sepeda motor lalu meneriaki sopir Avanza maling.
Karena panik, RAN langsung lari untuk menyelamatkan diri.
"Diteriaki maling, sopir Avanza itu kabur dan dikejar massa. Sempat kabur beberapa kilometer," jelas Nasirwan, Selasa (16/3/2021).
Namun, mobil yang dikendarai RAN lantas menabrak pembatas jalan.
Di situlah RAN dan MS diamuk massa.
Baca juga: 4 Fakta Kecelakaan Mobil Avanza VS Bus Intra, Kronologi hingga Identitas 9 Korban Meninggal
Baca juga: 2 Anaknya Tewas dalam Laka Maut Avanza Vs Bus Intra, sang Ayah Ingat sempat Peluk Korban
Keduanya tak berdaya lantaran telah mengalami kecelakaan di waktu yang sama.
"Tubuh korban dipukul dan diinjak-injak," sambungnya.
Tak hanya itu, saat polisi tiba di lokasi, tubuh korban langsung dibuang ke selokan oleh massa.
Nahas, saat ditemukan, RAN sudah dalam kondisi tewas.
"Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan luka berat di sekujur tubuh," tutur Nasirwan.
"RAN akhirnya meninggal dunia, sedangkan MS masih dirawat di rumah sakit."