Isu Kudeta Partai Demokrat

Bukan Moeldoko, Salim Said Sebut SBY yang Pertama Kudeta Demokrat: Kok Dipaksakan AHY Jadi Ketua

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Prof. Salim Said (kiri), dan Karni Ilyas (kanan). Salim Said menyebut SBY menjadi orang pertama yang melakukan kudeta di Partai Demokrat.

Menurut Ruhut, sosok Moeldoko terlalu diserang oleh kubu Partai Demokrat yang tidak mendukung KLB Deliserdang.

"Kejadian ini, kenapa sih Pak Moeldoko terlalu dipojokkan? Bagi kita kader Partai Demokrat, bahkan kita terima kasih," singgung Ruhut Sitompul.

Meskipun kini berkiprah di PDIP, Ruhut mengaku tidak dapat melupakan Demokrat yang membesarkan namanya.

Ia menyinggung hal itu berkat jasa mantan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Tapi kacang tidak bisa lupa dengan kulit," jelas advokat senior ini.

"Saya terima kasih SBY ikut membesarkan saya. Saya die hard-nya SBY. Lawan politik mengatakan Ruhut anjing penjaga SBY dan Partai Demokrat, karena begitulah saya memperjuangkan Partai Demokrat," kata Ruhut.

Ruhut mengaku sedih melihat perpecahan Demokrat saat ini dengan dua versi ketua umum dan dua kubu yang berseberangan.

Baca juga: Tantang Dilakukan Polling Pemenang Antara AHY dan Moeldoko, Andi Mallarangeng: Saya Justru Kasihan

Selain itu, ia merasa sedih karena urusan internal partai dibawa ke publik.

"Hari ini aku menangis melihat dua tokoh Demokrat," ucap Ruhut.

"Kenapa ini kita bawa ke ruang publik? Ini yang saya sedih," jelasnya.

Ia mengaku sudah mengetahui adanya hal itu saat ada satu pihak di Demokrat yang memberitahu akan adanya perpecahan.

"Saya sedih. Saya waktu kawan-kawan ini cerita, saya ini orang hukum. Saya tahu AD/ART," tuturnya.

"Jangan-jangan halu ini kawan-kawan mau KLB," lanjut Ruhut.

Ruhut mengaku sempat diminta membujuk Moeldoko agar mau menjadi ketua umum.

"Mereka bahkan bilang, 'Abang 'kan dekat dengan Pak Moeldoko, kawan-kawan maunya Pak Moeldoko jadi ketua umum untuk menyelamatkan partai ini'," ungkap mantan Ketua DPP Demokrat ini.

"Yang benar? Saya telepon Pak Moeldoko. Di situ saya sedih. Moeldoko ini di mana dosanya?" tanya Ruhut. (TribunWow/Tami/Brigitta)