2. Harga Vaksin AstraZeneca Lebih Murah
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Bio Farma Bambang Heriyanto sebelumnya mengatakan harga vaksin Sinovac diperkirakan mencapai Rp 200.000 per dosis.
Adapun harga vaksin buatan AstraZeneca berkisar antara 3-4 dollar AS.
Dengan demikian vaksin buatan Sinovac lebih mahal ketimbang AstraZeneca.
Jika dirupiahkan dengan kurs saat ini maka harga satu dosis vaksin AstraZeneca berkisar antara Rp 43.000 hingga Rp 58.000.
3. Skema Pengadaan
Vaksin produksi Sinovac diperoleh Indonesia lewat kerja sama antara pemerintah Indonesia lewat BUMN PT Bio Farma dengan perusahaan biofarmasi asal China, Sinovac.
Pengadaan vaksin dari Sinovac dilakukan melalui mekanisme pembelian secara bisnis lewat proses diplomasi bilateral.
Adapun pengadaan vaksin AstraZeneca dilakukan melalui jalur multilateral.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, upaya pengadaan vaksin Covid-19 lewat jalur multilateral terus dilakukan Indonesia.
Baca juga: Benarkah Vaksin Covid-19 Sebabkan Kemandulan? Simak Penjelasan Ahli
Menurut dia, Indonesia bisa mendapatkan vaksin Covid-19 sebanyak 3 sampai 20 persen jumlah penduduk lewat jalur multilateral melalui fasilitas Covax.
Salah satu vaksin yang didapat ialah dari AstraZeneca.
4. Lokasi Uji Klinis
Vaksin produksi Sinovac menjalani uji klinis di China, Indonesia, Turki, Brazil, dan Bangladesh.
Sedangkan vaksin buatan AstraZeneca menjalani uji klinis di Inggris, Australia, dan Amerika Serikat (AS).