Terkini Daerah

Tukang Jagal Bunuh Pria yang Simpan Foto Syur Istrinya, Ngaku Khilaf dan Spontan Layangkan Pisau

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi pembunuhan yang diakukan seorang jagal sapi di Surabaya, Jawa Timur.

TRIBUNWOW.COM - Dilatarbelakangi rasa cemburu, seorang pria asal Sawah Pulo, Surabaya, H (36) tega menghabisi nyawa SS (21).

Dilansir TribunWow.com, H mengaku terpancing emosi melihat istrinya, SPA (30), berduaan dengan korban di sebuah rumah.

Kejadian itu bermula saat pelaku yang berprofesi sebagai tukang jagal, mengantarkan daging ke daerah rumah korban.

Korban pembacokan, Syaifudin Sahab (21) warga Tenggumung Wetan Gang Mangga, Surabaya, ditemukan meninggal dengan kondisi mengenaskan, Selasa (2/3/2021). (SURYA.co.id/Firman Rachmanuddin)

Baca juga: Perumahan Biara Susteran di NTT Terbakar, Seorang Biarawati Tewas Terjebak di Dalam Kamar

Baca juga: Emosi Diingatkan Jangan Ganggu Mantan Istri, Andri Berakhir Tewas Dibacok Mantan Mertuanya

Namun, perhatian pelaku teralihkan saat melihat sepeda motor istrinya terparkir di teras rumah korban.

"Saya lihat motor istri saya dituntun masuk ke rumah dia (korban). Saya lihat dari jauh apakah ada istri saya," kata pelaku, dikutip dari SURYA.co.id, Kamis (4/3/2021).

"Ternyata saya tunggu tidak keluar. Akhirnya saya datangi dan masuk rumah."

Setelah memasuki rumah, ia tak menemukan istrinya berada di dalam.

Namun, pelaku mendengar suara pertengkaran dari samping rumah korban.

Ia lantas melihat istrinya ditarik-tarik oleh korban.

"Saya langsung saja masuk ke gudang samping rumah itu," ujarnya.

"Lihat istri saya ditarik-tarik."

Baca juga: Kudeta Militer di Myanmar, Hampir 40 Orang Dilaporkan Tewas dalam Sehari, Ini Reaksi PBB

Baca juga: Mahasiswa Tewas seusai Ikut Diklat Mapala, Keluarga Korban Sebut Ada Kekerasan: Ditamparin

Karena terpancing emosi, pelaku lantas mengeluarkan sebilah pisau yang biasa dipakai untuk memotong sapi.

Ia langsung melayangkan pisau itu ke perut dan lengan korban sampai tergeletak bersimbah darah.

Pelaku pun mengaku khilaf atas perbuatannya.

"Saya khilaf. Spontan saja. Langsung saya ajak istri saya pergi," sambungnya.

Halaman
12