TRIBUNWOW.COM - Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun menghubungkan isu kudeta Partai Demokrat dengan Pilpres 2024.
Menurut Refly Harun, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Moeldoko, bisa mengubah bursa Pilpres 2024 jika berhasil mengudeta Demokrat.
Hal itu diungkapkannya dalam kanal YouTube Refly Harun, Senin (8/2/2021).
Meski sejumlah nama diduga sudah menyiapkan diri mencalonkan diri di Pilpres 2024, Refly mengaku tak tahu calon terkuat.
Baca juga: Refly Harun Ungkap 5 Besar Tokoh Jelang Pilpres 2024, Anies Baswedan Bakal Saingi Prabowo?
Baca juga: NasDem Disebut Dukung Moeldoko Jadi Capres 2024, Zulfan Lindan Justru Sarankan Bentuk Partai Baru
Ia pun menyinggung nama Prabowo Subianto hingga Sandiaga Uno.
"Jadi kalau hari ini saya ditanya siapa yang nomor satu?," ucap Refly.
"Apakah Prabowo, apakah Anies Baswedan, apakah Ganjar Pranowo, apakah Sandiaga Uno?"
Refly mengatakan, nama-nama tersebutlah yang paling digadang-gadang menjadi capres 2024.
Namun, Refly menolak saat diminta menyebutkan calon terkuat di antara tokoh-tokoh tersebut.
Baca juga: Refly Harun Sebut Peluang Moeldoko di Pilpres 2024 Besar jika Pimpin Demokrat: Istana akan Sesak
Baca juga: Marzukie Alie Anggap Dirinya Bermerek SBY, Beri Acuan Keberhasilan AHY Dinilai pada Pemilu 2024
"Itu empat orang yang mapan, kira-kira empat tokoh ini ditambah Ridwan Kamil dan AHY yang punya peluang paling besar," ucapnya.
"Tapi siapa yang nomor satu? Kita harus lihat. Belum tentu kalau saat ini Prabowo nomor satu, belum tentu dia akan nomor satu di survei yang lain."
"Jadi masih bisa berubah, elektabilitas masih cair," tambahnya. Tapi dari kecairan tersebut, polanya ada 5 atau 6 yang mapan
"Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Sandiaga Uno, Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil, tambahannya adalah AHY," tambahnya.
Terkait hal itu, Refly lantas menyinggung isu kudeta Demokrat.
Ia mengatakan, Moeldoko memiliki peluang besar menjadi capres 2024 jika berhasil mengudeta Demokrat.