"Mereka ke Jakarta itu diundang atas nama DPP dan bahkan diundang ada atas nama bantuan untuk bencana," kata Herman.
"Oleh karenanya mereka datang dan kemudian merasa aneh."
Herman bercerita, para DPD dan DPC Demokrat yang datang ke Ibu Kota sudah merasakan hal janggal karena datang ke tempat yang lain dari undangan.
"Kader yang kemudian sudah terperangkap di dalam jebakan itu, pada akhirnya mengadu kepada DPP," paparnya.
Herman juga mengungkit adanya janji diberikan imbalan uang kepada DPD dan DPC yang diundang ke Jakarta pada waktu itu.
"Menjanjikan imbalan, ada uang yang akan diberikan," katanya. (TribunWow.com/Brigitta/Anung)