Terkini Daerah

Video Detik-detik Istri Adang Mobil Diduga Milik Wakil Ketua DPRD Sulut, Terseret Beberapa Meter

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tangkapan video seorang perempuan hadang hingga diseret mobil di Kota Tomohon, Sulawesi Utara.

TRIBUNWOW.COM - Sebuah video yang memperlihatkan mobil diduga dikendarai oleh Wakil Ketua DPRD Sulut diadang oleh seorang perempuan yang diduga istrinya viral di media sosial.

Setelah diadang, mobil itu tak langsung berhenti dan masih terus melaju hingga membuat perempuan itu terseret beberapa meter.

Peristiwa tersebut terekam dan beredar di media sosial hingga menjadi viral.

Baca juga: Tertangkap Basah oleh Adiknya seusai Bacok Ibu Sendiri, Pelaku Ucapkan: Aku Baru Bunuh Emak

Diduga pria yang ada di dalam mobil tersebut sedang bersama selingkuhannya.

Peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Tumatangtang, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Sulawesi Utara,

Dalam video pertama tampak wanita mengadang mobil hingga terseret beberapa meter, setelahnya baru mobil itu berhenti.

Perempuan itu sempat berteriak dan meminta pengendara mobil untuk turun.

"Turun ngana (turun kamu), turun," teriak perempuan tersebut.

Baca juga: Ini Daftar Penyakit yang Tak Diperbolehkan Terima Vaksin Covid-19, Penderita Darah Tinggi Termasuk

Dikutip dari Kompas.com, perempuan yang melakukan pengadangan itu bernama Michaela Paruntu.

Sedangkan pria yang ada di dalam mobil berinisila J yang merupakan Wakil Ketua DPRD Sulut.

Michaela Paruntu nekat melakukan semua itu karena J diduga bersama selingkuhan di dalam mobil.

Sementara itu, Kapolres Tomohon, AKBP Bambang A Gatot mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (23/1/2021).

"Video yang beredar itu diduga (wakil ketua DPRD) dan kejadiannya di Kelurahan Tumatangtang sudah larut malam. Tapi kita belum tahu persis kejadian tersebut, karena memang belum ada laporannya ke kita," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya akan mendalami kasus tersebut bila sudah ada laporan yang masuk ke pihak kepolisian.

"Di dalam itu (mobil) siapa dan sama siapa, itu yang akan kita dalami. Cuma masalahnya belum ada juga laporan ke kami," ungkapnya.

Halaman
12