Terkini Daerah

Kronologi Bapak Anak Aniaya Saudara Kandung, Emosi Pohonnya Ditebang, Diduga Buntut Masalah Warisan

Editor: Mohamad Yoenus
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Suasana rumah duka di Dusun II Desa Karang Dapo I, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

"Katanya dia mau ke Jawa, di sana itu kata dia ada pesantren tempat dia mondok dulu, dia mau taubat di sana," kata polisi. 

Otak Pembunuhan Terungkap

Harun Sohar bin M Awi (55) menjadi otak pembunuhan yang menewaskan saudaranya bernama Ardeni alias Den bin M Awi (50) diamankan di Polres Muratara, Sabtu (16/1/2020). Sebelumnyo. polisi telah menangkap anak Harun bernama Alek Sander. (TRIBUN SUMSEL/RAHMAT AIZULLAH)

Polisi memeriksa tersangka Alek Sander yang sudah tertangkap sambil meringis kesakitan karena kakinya ditembak. 

Dari pemeriksaan tersebut, didapati keterangan dari Alek bahwa dirinya bukan pelaku utama atau otak pembunuhan itu.

Pelaku utama pembunuhan tersebut adalah ayahnya yakni Harun Sohar yang tak lain kakak kandung korban Ardeni. 

"Bapaknya yang mengajak mencari korban, bapaknya pula yang pertama kali menebaskan parang ke leher korban," kata polisi. 

Polisi kemudian mengamankan Harun di rumahnya dan menaikkan statusnya dari sebelumnya sebagai saksi menjadi tersangka. 

Baca juga: Rumah Korban Sriwijaya Air SJ 182 Dibobol Maling Sejumlah Barang Raib, Warga: Tega, Lagi Berduka

Pelaku dan Korban Sering Ribut

Sebelumnya diungkapkan polisi, motif dari pembunuhan sadis ini diduga dilatarbelakangi masalah harta warisan. 

Belakangan diketahui ternyata tak hanya perkara harta warisan saja, masalah lain pun banyak yang memicu saudara kandung ini berseteru. 

"Masalah dalam keluarga mereka ini sebenarnya sudah lama, masalahnya banyak, tidak hanya masalah harta warisan saja," kata polisi. 

"Sudah sering ribut, tapi tidak sampai terjadi perkelahian, ribut mulut saja, baru kali ini disertai pakai senjata tajam," tambah polisi. (TribunSumsel.com/Rahmat Aizullah)

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Bapak dan Anak Bunuh Saudara Kandung di Muratara, Cekcok Warisan Memuncak Gegara Tebang Pohon