Terkini Daerah

Fakta Baru Pembunuhan Yuliana, Pelanggan Ngaku Kecewa Janji Dilayani 3 Jam tapi Berakhir Lebih Cepat

Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Amidah (57) ibu kandung Yuliana (25) tak kuasa menahan tangis setibanya ia di instalasi forensik rumah sakit M Hasan Palembang untuk melihat jenazah anaknya, Rabu (6/1/2021) siang.

"Untuk keterangan lebih lanjut, nanti akan kita sampaikan besok di Polrestabes," ujar Irvan.

Korban Dibekap

Yuliana (25 tahun), korban tewas di hotel di Palembang karena kehabisan oksigen.

Hal ini diungkapkan Dokter Forensik RS Polri M Hasan Palembang, dr Indra Nasution saat usai melakukan visum terhadap jenazah korban, Rabu (6/1/2021).

"Luka yang menyebabkan korban, karena bekapan. Sehingga kehabisan oksigen, hingga meninggal. Tetapi, korban ini tidak langsung meninggal," kata dr Indra.

Selain itu, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, di tubuh korban terdapat sejumlah luka.

Luka yang ada di tubuh korban, karena benturan benda tumpul bagian di muka, tangan, kaki dan leher.

Penangkapan

Agus ditangkap polisi ditempat persembunyiannya di sebuah rumah kos di Palembang, Minggu (17/1/2021).

"Pelaku ini adalah pelanggan (korban)," ujar Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra saat ditemui di RS Polri M Hasan Palembang.

Irvan datang untuk melihat kondisi Agus Saputra yang mendapat perawatan karena kedua kakinya ditembak akibat melawan petugas saat akan ditangkap.

Saat berada di IGD RS Polri M Hasan Palembang, pria bertubuh gempal itu tampak berusaha menutupi wajahnya dengan baju kaosnya yang sudah berlumur darah.

Tanpa banyak bicara, Agus tampak sesekali meringis kesakitan menahan sakit dari bekas luka tembak pada kedua kakinya.

Setelah mendapat perawatan, ia langsung dibawa aparat menuju Polrestabes Palembang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Tak hanya itu, polisi juga turut membawa sepeda motor Honda Beat merah putih bernomor BG 4614 WG milik Agus yang diamankan sebagai barang bukti.

Halaman
1234