Sementara itu akses dalam kota masih cukup lancar, terutama ke gedung-gedung yang rusak parah.
"Sebetulnya kalau kita lihat dampak dari gempa ini, infrastruktur yang ada dalam kota ini alhamdulillah masih bisa kita lewati dengan lancar di bagian-bagian akses menuju kantor gubernur, rumah sakit, maupun tempat-tempat yang saya sebutkan tadi," paparnya.
"Justru yang agak parah itu adalah akses jalan menuju ke Majene maupun menuju ke kabupaten yang lain. Itu justru lebih banyak terganggu longsor dan segala macam," ungkap Idris.
Lihat videonya mulai menit 12.50:
Kesaksian Warga Mamuju soal Gempa Susulan Lebih Kencang
Gempa bumi susulan kembali dirasakan di beberapa wilayah di Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021) dini hari.
Gempa berkekuatan 6,2 SR itu merupakan gempa susulan dari yang sebelumnya terjadi pada Kamis (14/1/2021) siang.
Menurut kesaksian warga Mamuju Tengah, Muhammad Rizal Darwis mengaku merasakan langsung guncangan dari gempa yang berpusat di Kabuaten Majene tersebut.
Baca juga: Video Seorang Pria Menangis Lihat Anaknya Tertindih Reruntuhan Gempa Majene: Anakku di Dalam, Tolong
Baca juga: Evakuasi Gempa Bumi di Majene Sulbar: 8 Orang Terjebak Reruntuhan Bangunan, 5 Orang Dalam Pencarian
Pasalnya menurutnya, selain kencang, guncangan dari gempa juga berlangsung cukup lama.
Dirinya memperkirakan guncangan terjadi selama 40 detik hingga satu menit.
"Kan gempanya tadi malam jam 2.28 menit WITA. Lama gempanya, goncangannya hampir 40 detikkan sampai satu menitan," ujar Rizal saat dihubungi TribunVideo.com, Sabtu (15/1/2021).
Meski begitu, ia menyebut aneh fenomena gempa susulan lebih kuat dibandingkan dengan gempa awalnya.
Menurutnya kondisi tersebut tidak terjadi pada peristiwa gempa-gempa pada umumnya.
Seperti yang diketahui, sebelum terjadinya gempa berkekuatan 6,2 SR, wilayah Majene dan Mamuju dan sekitar sudah lebih dulu diguncang gempa magnitudo 5,9 SR.