"Motifnya diduga masalah warisan, dimana korban ini menggarap tanah hak waris milik bapak pelaku," kata Dedi.
Baca juga: Seusai Bunuh Mahasiswa Telkom, Pelaku Sengaja Ikat Tangan dan Kaki Korban hingga Jasadnya Membungkuk
Baca juga: Putra Sulung Bongkar Alasan Tak Sempat Menangis saat Tahu Syekh Ali Jaber Meninggal: Saya Bangga
Saat melacak pelaku, pihak kepolisian juga ikut memeriksa orangtua pelaku.
"Ada yang melihat, dan orangtua pelaku juga sudah diperiksa," kata Dedi.
Korban tewas meninggalkan 10 orang anak.
Ardeni kemudian dimakamkan di TPU sekitar Desa Karang Dapo 1, Kecamatan Karang Dapo, pada Jumat (15/1/2021) siang.
Saat di pemakaman, istri korban nampak menangis meratapi kepergian suaminya itu.
"Ya Allah, kejam nian," tutur istri korban. (TribunWow.com/Anung)
Artikel ini diolah dari sripoku.com dengan judul Den Tinggalkan 10 Anak, Tangis Keluarga Pecah di Pemakaman, 'Ya Allah Kejamnya' dan BREAKING NEWS : Keponakan yang Habisi Nyawa Pamannya Ditangkap, Dugaan Motif Terungkap