Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia

Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia, Sosok yang Pernah Kasihani Pelaku yang Tusuk Dirinya saat Dakwah

Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Syekh Ali Jaber dalam Pres Conference yang tayang di kanal Youtube pribadi, Syekh Ali Jaber, Sabtu (19/9/2020). Kabar duka, Ulama kondang Syekh Ali Jaber meninggal dunia pada Kamis (14/1/2021).

TRIBUNWOW.COM - Kabar duka, ulama kondang Syekh Ali Jaber meninggal dunia pada Kamis (14/1/2021).

Diketahui pendakwah asal Madinah, Arab Saudi menghembuskan napas terakhirnya pada pukul 08.30 WIB di RS Yarsi, Cempaka Putih, Jakarta.

Kabar meninggalnya ulama kondang ini awalnya diungkapkan oleh Ustaz Yusuf Mansur melalui akun Instagramnya @yusufmansurnew.

Kabar ini juga dibenarkan oleh Arief Rachman selaku kerabat Syekh Ali Jaber saat dihubungi tvOnenews.

Baca juga: Profil Syekh Ali Jaber, Ulama Asal Madinah yang Bercita-cita Jadi Pendakwah sejak Kecil

Baca juga: Syekh Ali Jaber Wafat, Pernah Minta Warga Tak Pukuli Pria yang Menusuknya saat Dakwah di Lampung

Baca juga: Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia, Sosoknya Dikenal sebagai Pendakwah yang Menyejukkan

Kasihani Pelaku yang Menusuknya

Pendakwah Syekh Ali Jaber diserang tiba-tiba oleh orang tak dikenal saat melakukan dakwah di Masjid Shalahuddin, Lampung pada Minggu (13/9/2020).

Meski demikian, Syekh Ali Jaber justru sempat mengungkapkan rasa kasihan pada pelaku penusukan tersebut.

Dilansir TribunWow.com dari tvOneNews pada Minggu, Syekh Ali Jaber terkena tusukan di bagian otot bagian atas tangan kanan.

Syekh Ali Jaber diserang tiba-tiba oleh orang tak dikenal saat melakukan dakwah di Lampung pada Minggu (13/9/2020). (channel YouTube tvonenews)

Viral Video Detik-detik Syekh Ali Jaber Ditusuk saat Dakwah, Pelaku Tiba-tiba Lari ke Panggung

Melalui sambungan telepon, Syekh Ali Jaber menjelaskan, seperti biasa dirinya memberi arahan pada para jemaah untuk menaati protokol kesehatan.

"Jadi di Masjid Shalahudin seperti biasa kita itu ikut safari dakwah."

"Saya mengawali acara untuk jaga, untuk protokol kesehatan, jaga jarak," kata Syekh.

Lalu, acara dimulai dengan dirinya memanggil seorang anak untuk dites bacaan Al Quran-nya.

Setelah itu, dirinya juga sempat berniat berfoto dengan sang anak dan ibunya.

"Mulai, saya memanggil anak sembilan tahun untuk tes bacaanya."

"Sambil saya bantu dia untuk memperbaiki bacaannya, luruskan hurufnya dan begitu selesai saya minta hape ibunya si anak ini foto bersama unntuk kenang-kenangan," jelas Syekh.

Halaman
123