Sejak kedatangan vaksin Sinovac di Indonesia pada Desember 2020 lalu, BPOM terus memastikan sampling dan pengujian vaksin.
BPOM juga memastikan keamanan penyimpanan vaksin yang harus ditempatkan secara khusus dalam Envirotainer.
“Badan POM telah menerbitkan sertifikat Lot Release terhadap 1,2 juta vaksin CoronaVac yang datang pada tanggal 6 Desember 2020," kata Penny Lukito, Selasa (5/1/2021).
"Pengujian dalam rangka Lot Release ini dilakukan di Laboratorium Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional,” lanjut dia,
Diketahui lot release adalah persyaratan dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization atau WHO) berupa proses evaluasi yang dilakukan otoritas pengawas obat di setiap negara untuk menjamin mutunya.
Alur Vaksinasi Covid-19: Terima SMS, Registrasi, Pilih Jadwal, Screening
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmizi menjelaskan alur vaksinasi yang akan segera dilakukan.
Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam konferensi pers yang ditayangkan Kompas TV, Senin (4/1/2021).
Diketahui vaksin buatan Sinovac telah dikirim ke berbagai wilayah di Indonesia.
Baca juga: Pria Usia 82 Tahun di Inggris Jadi Penerima Pertama Vaksin AstraZeneca: Menanti-nantikan Kesempatan
Rencananya kelompok prioritas penerima vaksin adalah tenaga kesehatan (nakes) dan tenaga penunjang yang berada di fasilitas kesehatan.
Nadia kemudian menjelaskan alur singkat dari proses administrasi dan registrasi penerima vaksin Covid-19.
Ia menjelaskan awalnya calon penerima vaksin akan menerima SMS yang dikirim secara serentak.
SMS resmi akan dikirim atas nama Peduli Covid.
Setelah menerima pesan singkat itu, calon penerima vaksin harus melakukan verfikasi.
"Sasaran penerima vaksinasi akan menerima notifikasi atau pemberitahuan melalui SMS blast dengan ID pengirim Peduli Covid, di mana para penerima vaksin akan melakukan verifikasi," kata Siti Nadia Tarmizi.