Terkini Daerah

Diamuk Warga hingga Bonyok, Paman Terungkap Cabuli Keponakan setelah Korban Ngadu ke Tetangga

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Mohamad Yoenus
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Apriandi alias Adut, terlapor pelecehan terhadap keponakannya sendiri di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (30/12/2020).

"Terlapor kita tangkap tadi malam," jelasnya.

Ia menjelaskan motif pelaku dan waktu persis kejadian masih perlu diselidiki lebih lanjut.

Pasalnya Adut mengaku baru melakukan perbuatan asusila itu sekali.

"Untuk waktu kejadiannya, motifnya, sudah berapa kali, masih kita dalami, tapi kata terlapor baru sekali," jelas Eko.

Diketahui Adut sudah memiliki istri, tetapi belum dikaruniai anak.

Kronologi Kejadian

Dalam kesempatan yang sama, Kasat Reskrim Polres Muratara AKP Dedi Rahmat mengungkapkan kronologi kejadian bermula saat pelaku mendatangi rumah korban.

"Kronologi kejadian terlapor datang ke rumah korban pada saat ibu korban pergi ke pasar," ungkap AKP Dedi Rahmat.

Ia memaksa korban memegang alat kelaminnya untuk merancap.

Tindakan itu dilakukan Adut sampai dirinya mengeluarkan sperma.

"Lalu terlapor memaksa korban untuk memegang kemaluan," kata Dedi.

"Setelah itu terlapor menyuruh korban untuk memaju-mundurkan tangan di kemaluan," lanjut dia.

"Kemudian terlapor mengeluarkan sperma," tambahnya.

Baca juga: Tewas Diperkosa dan Dibunuh, Ini Alasan Hayati Jadi TKW di Malaysia, Ibu: Saya Bilang Tidak Usah

Sang paman kemudian mengancam agar korbannya tutup mulut.

"Setelah itu terlapor mengancam korban untuk tidak memberitahukan kepada keluarganya. Jadi di bawah ancaman," kata Dedi.

Halaman
123