"Terlapor kita tangkap tadi malam," jelasnya.
Ia menjelaskan motif pelaku dan waktu persis kejadian masih perlu diselidiki lebih lanjut.
Pasalnya Adut mengaku baru melakukan perbuatan asusila itu sekali.
"Untuk waktu kejadiannya, motifnya, sudah berapa kali, masih kita dalami, tapi kata terlapor baru sekali," jelas Eko.
Diketahui Adut sudah memiliki istri, tetapi belum dikaruniai anak.
Kronologi Kejadian
Dalam kesempatan yang sama, Kasat Reskrim Polres Muratara AKP Dedi Rahmat mengungkapkan kronologi kejadian bermula saat pelaku mendatangi rumah korban.
"Kronologi kejadian terlapor datang ke rumah korban pada saat ibu korban pergi ke pasar," ungkap AKP Dedi Rahmat.
Ia memaksa korban memegang alat kelaminnya untuk merancap.
Tindakan itu dilakukan Adut sampai dirinya mengeluarkan sperma.
"Lalu terlapor memaksa korban untuk memegang kemaluan," kata Dedi.
"Setelah itu terlapor menyuruh korban untuk memaju-mundurkan tangan di kemaluan," lanjut dia.
"Kemudian terlapor mengeluarkan sperma," tambahnya.
Baca juga: Tewas Diperkosa dan Dibunuh, Ini Alasan Hayati Jadi TKW di Malaysia, Ibu: Saya Bilang Tidak Usah
Sang paman kemudian mengancam agar korbannya tutup mulut.
"Setelah itu terlapor mengancam korban untuk tidak memberitahukan kepada keluarganya. Jadi di bawah ancaman," kata Dedi.